PPKM Level 4 Diperpanjang, Bupati Probolinggo Minta Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan - Lensa Update
Trending
Loading...

26/07/21

PPKM Level 4 Diperpanjang, Bupati Probolinggo Minta Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan


Mayangan, Lensaupdate.com - Sebagai tindak lanjut dari perpanjangan PPKM Level 4 oleh Presiden RI Joko Widodo, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan press rilis tentang ketentuan PPKM Level 4 di Kabupaten Probolinggo, Minggu (25/7/2021) di Pendopo Prasadja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Turut mendampingi Bupati Tantri dalam press rilis dihadapan para awak media cetak, online maupun elektronik ini Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, Danramil Dringu Kapten Kav Joko Samakta mewakili Komandan Kodim 0820 Probolinggo dan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono.

Dalam press rilis tersebut Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan bahwa pelaksanaan PPKM Level 4 ini akan diterapkan hingga tanggal 2 Agustus 2021. “Selain dilaksanakan di Kabupaten Probolinggo, kebijakan ini secara serentak juga dilaksanakan diberbagai kabupaten/kota lainnya sesuai instruksi yang disampaikan oleh Presiden RI,” katanya.

Menurut Bupati Tantri, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo pada PPKM Level 4 hingga saat ini belum mengalami penurunan atau belum ada indikasi melandai. Dengan penguatan treacing dan testing membawa hasil angka kasus positif terus mengalami kenaikan. 

“Dimana kasus aktif yang dalam perawatan berjumlah 910 pasien. Angka kesembuhan mencapai 4.000 pasien dari jumlah total kasus akumulatif sebesar 5.203 pasien,” jelasnya.

Dari hasil rapat koordinasi jelas Bupati Tantri, komitmen Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo mulai dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo maupun TNI/Polri siap mendukung seluruh petunjuk dan kebijakan dari Pemerintah pusat berkaitan dengan PPKM Level Jawa-Bali khususnya Kabupaten Probolinggo.

“Memang kondisi PPKM Darurat ini banyak menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Perlu kita sadari bahwasannya kegiatan ini sebuah proses untuk dilalui bersama untuk menuju pada kenormalan baru yang nantinya menginginkan melakukan kegiatan lebih longgar. Sebagaimana atas keinginan dari masyarakat adalah akan dilakukan penyaluran bantuan sosial dengan berbagai skema bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19,” terangnya. 

Menurut Bupati Tantri, Pemerintah Kabupaten Probolinggo akan mempersiapkan berbagai skema bantuan melalui APBD sejumlah 22.500 paket bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak PPKM Darurat yang diback up dan ditambah dari TNI/Polri. Jumlah ini masih akan ditambah lagi dengan skema bantuan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Desa melalui Bantuan Langsung Tunas Dana Desa (BLT-DD).

“Mari kita satukan rasa kemanusiaan untuk bersabar dan displin dalam menerapkan protokol kesehatan 5 M. Mari kita bersama-sama mengajak masyarakat Kabupaten Probolinggo berperan aktif menjadi agen perubahan yang dimulai dari level keluarga,” tegasnya. 

Sementara Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi menambahkan terkait dengan penerapan PPKM Darurat ini akan dilakukan bersinergi dengan Pemkab Probolinggo dan Jajaran TNI sesuai aturan yang berlaku. 

“Selain itu, tentunya dilakukan operasi yustisi dengan tujuan agar supaya masyarakat paham tentang penerapan protokol kesehatan. Kegiatan bansos juga dilakukan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19  kerjasama TNI/Polri,” katanya. (Aulia Puspita/Zidni Ilman)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done