Pemotongan Ternak Kurban Sapi di Kabupaten Probolinggo Capai 835 Ekor - Lensa Update
Trending
Loading...

27/07/21

Pemotongan Ternak Kurban Sapi di Kabupaten Probolinggo Capai 835 Ekor


Dringu, Lensaupdate.com – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo mencatat pada hari raya Idul Adha 1442 Hijriyah tahun 2021, pemotongan ternak kurban untuk sapi mencapai 835 ekor. Jumlah ini meningkat sebanyak 3 ekor dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 832 ekor.

Sementara untuk ternak domba tahun 2020 yang dijadikan kurban mencapai 4.755 ekor, turun sebanyak 262 ekor dibandingkan tahun 2021 mencapai 4.493 ekor. Demikian pula dengan kambing yang pada tahun 2020 mencapai 834 ekor. Ada penurunan sebanyak 235 ekor karena tahun 2021 hanya mencapai 599 ekor.

 “Data pemotongan ternak kurban ini diperoleh dari hasil pengawasan, pendataan dan pemeriksaan ante mortem dan post mortem kurban pada hari raya Idul Adha 1442 Hijriyah pada 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo,” kata Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi, Selasa (27/7/2021).

Menurut Yahyadi, setiap tahun DPKH Kabupaten Probolinggo dalam rangka mengukur sejauh mana populasi ternak yang akan diperuntukkan sebagai ternak kurban, baik sapi, domba maupun kambing rutin melaksanakan pendataan untuk menghitung populasi ternak tersebut. “Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali sebagai bahan untuk mengacu tentang ketersediaan pangan asal daging,” terangnya.

Lebih lanjut Yahyadi mengaku sangat bersyukur karena di tengah-tengah pandemi Covid-19 dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini pemotongan sapi, domba dan kambing dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Saya sudah menghimbau agar pemotongan ternak kurban tersebut agar dilaksanakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Dimana Kabupaten Probolinggo telah memiliki 7 RPH, tetapi 7 RPH ini saya yakin tidak akan mampu untuk menyembelih di RPH semua. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Probolinggo telah mengatur tentang pemotongan-pemotongan di luar RPH,” terangnya.

Yahyadi menambahkan meskipun hari raya Idul Adha 1442 Hijriyah bertepatan dengan penerapan PPKM Darurat, umat Islam masih menyempatkan diri untuk berkurban yang manfaatnya sangat dibutuhkan sekali oleh pihak-pihak penerima sebagai penambah imun masyarakat.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada tokoh masyarakat, ketua takmir masjid maupun guru ngaji musholla yang telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam hal penyembelihan ternak kurban baik itu di RPH maupun masjid atau musholla,” pungkasnya. (Desi Wulandari/Zidni Ilman)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done