Istighotsah Virtual Kubro, Ikhtiar bersama Selamatkan Kabupaten Probolinggo - Lensa Update
Trending
Loading...

07/07/21

Istighotsah Virtual Kubro, Ikhtiar bersama Selamatkan Kabupaten Probolinggo


Mayangan, Lensaupdate.com - Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari, SE, terus mengingatkan sekaligus mengajak segenap masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk bergabung dalam kegiatan "Kabupaten Probolinggo Bersholawat".


Kegiatan yang diisi dengan ceramah agama, istighotsah dan pembacaan sholawat bersama para tokoh agama selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tersebut akan digelar setiap malam pada 19.15 WIB hingga selesai sampai tanggal 20 Juli 2021 mendatang secara virtual dan live.


Untuk jadwal hari ke tiga malam hari ini, Rabu (7/7/2021), kegiatan akan dipimpin oleh KH Jamaluddin Al Hariri, selaku Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo. Selain terbuka untuk umum secara virtual melalui aplikasi zoom meeting untuk kapasitas 300 orang, para peserta juga bisa mengikuti secara live pada Chanel YouTube dan Facebook info Kabupaten Probolinggo, serta akun Instagram @endlessprobolinggo.


Dalam sambutan virtualnya, Selasa (6/7/2021) malam, Bupati Tantri menyampaikan rasa terima kasih atas supporting para alim ulama, para habaib, beserta segenap para peserta doa dan istighotsah ini. Hal ini kata Bupati Tantri menjadi suntikan semangat bagi masyarakat agar terus tabah dalam menghadapi keganasan dan segala keburukan dampak Covid-19.


Bupati Tantri menjelaskan tujuan ikhtiar batin tersebut adalah bersama segenap masyarakat secara istiqomah untuk memperkuat ikhtiar batin di tengah-tengah tuntutan kita untuk terus mendisiplinkan dengan ikhtiar dhohir, dalam hal ini PPKM Darurat dan penerapan protokol kesehatan.


"Semoga dengan diberlakukannya PPKM Darurat sampai dua minggu kedepan ini mampu memberikan perubahan yang signifikan sehingga kondisinya jauh lebih baik dari kondisi Indonesia saat ini yang sedang penuh keprihatinan," harap Bupati Probolinggo.


"Mohon untuk istiqomah dan bersabar diri dalam menjalani seluruh aturan pemerintah terkait dengan PPKM Darurat ini. Insya Allah dengan kegotongroyongan dan keistiqomahan kita dalam penerapan protokol kesehatan, pandemi Covid-19 ini segera dicabut oleh Allah SWT dari Indonesia dan dunia," imbuhnya.


Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Habib Hasan bin Ismail Al Muhdor, selaku Ketua Ahbabul Mustofa Krejengan dalam tausiyahnya juga mengapresiasi dan bangga atas terselenggaranya kegiatan yang mewadahi seluruh masyarakat untuk memungkinkan melakukan doa bersama di masa pandemi Covid-19.


Habib Hasan mengatakan bahwa kita tidak pernah tahu doa siapa yang maqbul dihadapan Allah SWT, mungkin ada perempuan tua, para dhuafa dan anak-anak yatim yang mungkin juga ikut berdzikir dalam acara ini dan doanya dikabulkan oleh Allah SWT.


"Sebagai mukmin kita sadar bahwa yang memberikan nikmat dan musibah adalah Allah SWT semata. Maka jika kita ingin nikmat dan selamat dari musibah jalannya adalah ikhtiar dan munajat kepada Allah. Seperti yang diutarakan Bupati Probolinggo, bahwa ikhtiar dhohir saja tidak akan mampu menjadi andalan kita dalam menyelamatkan kita dan bangsa ini dari wabah virus Corona dan musibah lainnya," tegas pengasuh Pondok Pesantren Nurul Iman Kecamatan Krejengan ini.


"Alangkah indahnya jika pemimpin kita mulai dari presiden sampai tingkat desa, bersama-sama melakukan ikhtiar yang sama mengetuk pintu langit, bermunajat bersama kepada Tuhan alam semesta ini. Jika kita menunjukkan lemahnya kita dan miskinnya kita kepada Allah, maka seperti janji Allah, Mintalah Kepadaku (Allah SWT) maka niscaya akan aku kabulkan)," pungkasnya. (Mimie Aulia/Zidni Ilman)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done