Wali Kota Probolinggo Audiensi Bersama Kelompok UKM/IKM - Lensa Update
Trending
Loading...

16/06/21

Wali Kota Probolinggo Audiensi Bersama Kelompok UKM/IKM


Kanigaran, Lensaupdate.com - Wali Kota Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin melakukan audiensi bersama Kelompok UKM/IKM Kota Probolinggo, Selasa (15/6/2021). Dalam kesempatan tersebut dipamerkan 25 produk UMKM dan Yel-yel semangat dari IKM Jatim Kota Probolinggo.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber Ketua Forum IKM Jawa Timur, Ketua MUI Jawa Timur, Direktur LPPOM MUI Jatim dan Ketua Satgas Halal Provinsi Jawa Timur ini dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kota Probolinggo Aminah Hadi Zainal Abidin, Kepala Dinas DKUPP Kota Probolinggo Fitriawati dan Ketua Satgas Halal Kemenag Kota Probolinggo.

Selain melakukan audiensi, Wali Kota Habib Hadi juga menyerahkan sertifikat halal kepada 5 UMKM meliputi IKM Fara Queen dengan produknya Jamudin, IKM Diyanah dengan produk Cookies Bawangnya, IKM Al-Furqon dengan produk Madu Hutan, IKM KWT Bangu Jaya dengan produk Egg Roll Jagung dan IKM Del Nacha dengan produk Jahe Instan.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menyampaikan bahwa pelaku usaha harus jujur dalam mutu dan kualitas. Jangan mentang-mentang sudah laris terus dikurangi komposisinya. "Mudah-mudahan dengan adanya kolaborasi antara provinsi dan pemerintah kota, kita dapat melangkah bersama demi kemajuan produk UMKM lebih baik lagi,” katanya.

Lebih lanjut Wali Kota berharap kepada pelaku usaha untuk terus berkomunikasi dengan instansi terkait untuk mendapatkan informasi tentang bahan baku, proses pemasaran produk atau konsultasi perihal lainnya.

“Koordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait bahan baku atau semacamnya. Kalau bisa mendapatkan bahan baku dari sini, mengapa harus didapatkan dari tempat lain. Dan untuk pelaku usaha jangan sampai tidak memanfaatkan media sosial yang ada, karena pemasaran lewat medsos sangat responsif untuk saat ini," tegasnya.

Direktur LPPOM MUI Jatim Siti Husnul Yusmiati menjelaskan sertifikat yang didapat sekarang berlaku selama empat tahun. Untuk perpanjangan sertifikat juga dilakukan cara yang sama yaitu  dengan pengujian lapangan yang dilakukan auditor untuk memastikan bahan, proses dan kualitas yang sesuai dengan anjuran agama yaitu halal tanpa najis dan aman untuk dikonsumsi. "Untuk biaya perpanjangan, masih gratis untuk UMKM kecil dan untuk UMKM yang telah memperoleh keuntungan besar dapat membayar sendiri perpanjangannya," ujarnya. (Redaksi)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done