Segera Kolaborasi Pulihkan Pariwisata dan Ekonomi Kabupaten Probolinggo - Lensa Update
Trending
Loading...

29/06/21

Segera Kolaborasi Pulihkan Pariwisata dan Ekonomi Kabupaten Probolinggo


Dringu, Lensaupdate.com - Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahudin Uno melakukan webinar dengan tajuk Ngobrol Penuh Inspirasi (Ngopi) yang diprakarsai oleh Tim OK OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) INA Makmur (Inspirasi Nusantara Aman Makmur) bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo pada Kamis (24/6/2021) lalu.

Kegiatan yang mengambil tema “Pariwisata Gerak Cepat, Perekonomian Rakyat Mantap” ini diikuti secara virtual yang terbagi dari beberapa tempat. Yakni, Pendopo Kabupaten Probolinggo, aula Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo, Kantor OPD dan Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo serta tempat usaha masing-masing.

Ngopi ini juga diikuti secara virtual oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo para asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Forum Komunikasi Pokdarwis, pelaku ekonomi kreatif, komunitas enterpreneur, kalangan akademisi serta generasi millenial di Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan Ngopi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI bersama Bupati Probolinggo ini dilakukan untuk membahas ide-ide kreatif  dan penuh inspiratif seputar kiat-kiat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di Kabupaten Probolinggo.     


Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan bahwa Kabupaten Probolinggo apabila di tingkat nasional maupun internasional masih mindsetnya adalah Gunung Bromo. Padahal sebetulnya di Kabupaten Probolinggo ada 4 profil destinasi wisata yang terkenal dengan istilah 4B meliputi Bromo, Bhinor, Bentar dan Bremi.

“Saat ini kami mensyukuri bahwa melalui Perpres Nomor 80 Tahun 2019, kami  mendapatkan fokus bersama-sama dengan pemerintah pusat, regional dan daerah untuk fokus memajukan perekonomian khususnya di kawasan Bromo Tengger Semeru melalui percepatan pembangunan ekonomi,” ujarnya. 

Menurut Bupati Tantri, berkaitan dengan peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pihaknya terus berikhtiar menyadari bahwa 3 sektor penting memperkuat pariwisata melipuit akses, atraksi dan aminitis terus dikembangkan. 

“Untuk akses kami mensyukuri mulai 2 tahun lalu akses ke Bromo sudah banyak dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Probolinggo dan wisatawan yang akan menuju ke Bromo melalui peningkatan status jalan dari jalan kabupaten menuju jalan berkeselamatan dengan segala fasilitas yang saat inipun masih terus dikerjakan karena ini adalah proyek multiyears,” jelasnya. 

Selanjutnya terang Bupati Tantri, yang masih menjadi tantangan adalah kelengkapan dan diversifikasi atraksi di obyek-obyek wisata tidak hanya di Bromo, tetapi 4B kemudian aminitisnya. 

“Tantangan kami juga masih belum selesai walaupun di tahun 2021 fokus kepada peningkatan ekonomi, tapi ternyata ada huru hara Covid-19 ini juga menguji kesabaran kita semuanya sehingga ada beberapa hal yang terpaksa tidak mampu kami lakukan karena berbagai faktor pertimbangan resiko maupun ketersediaan tenaga,” pungkasnya.

Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahudin Uno memberikan apresiasi terhadap semangat yang diberikan oleh para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“Kami dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI siap untuk berkolaborasi dengan Pemkab Probolinggo. Langkah-langkah pemulihan pariwisata bisa dilakukan dengan 3G meliputi Gercep atau Gerak Cepat, Geber atau Gerak Bersama dan Gaspol atau Garap Semua Potensi,” katanya.

Menurut Sandiaga Uno, semua bergerak bersama untuk memulihkan destinasi wisata termasuk melalui dana hibah pariwisata yang sedang diakselerasikan. Nantinya akan dibagikan bantuan insentif pemerintah agar sektor ini bisa bertahan dan menganbil peluang untuk mencetak pemenang.

“Langkah pemulihan ekonomi bisa dilakukan melalui peningkatan kapasitas SDM ekonomi kreatif, peningkatan usaha insentif, akses permodalan dan infrastruktur, perluasan pasar produk dan jasa ekraf serta inovasi produk dan jasa kreatif,” terangnya.

Sebagai tindak lanjut dari webinar tersebut, Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengungkapkan bahwa sarana prasarana untuk pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif sudah dilakukan oleh Pemerintah Daerah, namun masih perlu dukungan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

“Pemerintah Daerah menyiapkan sumber daya manusia yang siap melakukan pelatihan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Untuk destinasi wisata sudah siap mulai menyiapkan potensi wisata untuk dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya.

Sugeng menjelaskan saat ini pemerintah pusat sedang gencar-gencarnya menggalakkan pariwisata daerah berbasis masyarakat. Maka secara otomatis daerah harus mengembangkan pariwisata di lokasi pariwisata yang berbasis masyarakat.

“Dengan pariwisata berbasis masyarakat, maka pengelolaan pariwisata nantinya akan dilakukan secara bersama antara pemerintah bersama dengan masyarakat. Semoga ke depan dunia pariwisata di Kabupaten Probolinggo bisa semakin berkembang meskipun masih dalam suasana masa pandemi Covid-19,” pungkasnya. (Desi Wulandari/Fastabiqul Khoirot)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done