Jenazah Warga Desa Tamansari Dijemput Pakai Motor Roda 3 - Lensa Update
Trending
Loading...

06/06/21

Jenazah Warga Desa Tamansari Dijemput Pakai Motor Roda 3


Dringu, Lensaupdate.com - Jenazah Supo (60), warga Desa Tamansari Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo terpaksa dijemput menggunakan motor roda 3 karena pihak keluarga keberatan dengan biaya ambulans RSU Wonolangan, Sabtu (5/6/2021).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa Supo yang merupakan warga RT 1/RW 9 Dusun Parsean tersebut dilarikan ke rumah sakit sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelumnya, Supo yang memang mempunyai riwayat batuk dengan dahak darah itu ditemukan tetangganya tergeletak di rumahnya.

Kabar tersebut dengan cepat menyebar dan warga kemudian melarikan Supo ke RSU Wonolangan. Tetapi sayangnya, nyawa Supo tidak terselamatkan. Sebab bapak tiga anak ini menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 16.30 WIB.

Selanjutnya warga dan kerabatnya hendak membawa pulang jenazah Supo. Akan tetapi biaya ambulans tidak tercover dalam BPJS Kesehatan. Sempat bersitegang dengan petugas di rumah sakit, warga kemudian memutuskan membawa pulang jenazah Supo dengan menggunakan motor roda tiga.

“Saya kira bisa memakai ambulans rumah sakit, ternyata masih harus membayar. Karena keluarga tidak mempunyai uang, akhirnya dibawa memakai motor,” kata tetangga Supo yang tidak mau disebutkan namanya.

Dari hasil penelusuran menyebutkan bahwa Supo merupakan keluarga miskin dan memiliki 3 anak laki-laki. Ada yang bekerja sebagai TKI di Malaysia, seorang lagi bekerja sebagai anak buah kapal (ABK). Sementara satu-satunya anak yang tinggal bersama Supo mengalami gangguan jiwa. Karena itu, Supo setiap harinya seperti sebatang kara.

Tidak jadi menggunakan ambulans membuat warga sempat emosi. Beruntung, Polsek Dringu langsung mengumpulkan warga dan Kepala Desa Tamansari Soetaji untuk memediasi warga dengan pihak rumah sakit. Namun, jenazah sudah dibawa dengan motor roda tiga.

Soetaji mengaku bahwa Supo memang diantar dan dipulangkan menggunakan motor roda tiga. Sebab, secara administrasi keluarga Supo tidak mampu membayarnya. “Insyallah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan," katanya

Dihubungi terpisah, Humas RSU Wonolangan Nyoman Suasti saat dihubungi via telepon menolak berkomentar banyak. Termasuk ketika ditanyakan soal kronologis kejadian dan biaya ambulans. “Hari Senin kita akan menyampaikan,” ungkapnya. (Redaksi)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done