Operasi Pekat, Satpol PP Kota Probolinggo Amankan 58 Orang - Lensa Update
Trending
Loading...

23/05/21

Operasi Pekat, Satpol PP Kota Probolinggo Amankan 58 Orang


Mayangan, Lensaupdate.com - Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin memberikan perhatian serius terhadap pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kota Probolinggo. Oleh karena itu, pemuda mabuk-mabukan hingga PSK pun tidak luput dari operasi yang digelar Satpol PP Kota Probolinggo secara dadakan di momentum tertentu.

Sabtu (22/5/2021) malam, Satpol PP bekerja sama dengan Dinkes P2KB Kota Probolinggo mengadakan operasi pekat (penyakit masyarakat) yang dimulai pukul 19.00 hingga jelang dini hari.Hasilnya pun cukup mengejutkan. Sebab dalam beberapa jam, Satpol PP berhasil mengamankan 54 pemuda mabuk-mabukan di sejumlah lokasi di Kota Probolinggo. Seperti di kawasan Kecamatan Mayangan, GOR A Yani, Pasar Gotong Royong dan Klenteng.

“Mereka bukan hanya warga Kota Probolinggo saja, banyak juga warga Kabupaten Probolinggo. Kami juga mengamankan 3 Pekerja Seks Komersial (PSK) dan seorang pelanggan di Pasar Mangunharjo. Malam ini kami berhasil mengamankan 58 orang pelanggar,” kata Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Aman Suryaman seperti dilansir dari situs resmi Pemkot Probolinggo.

Kepada empat pelanggar prostitusi terang Aman, pihaknya telah melakukan tes kesehatan berupa tes swab antigen yang hasilnya semua negatif. “Dinkes melakukan tes HIV/ADIS, namun hasilnya masih dibawa ke laboratorium untuk diteliti lebih lanjut. Nantinya, tindak lanjut akan ditangani tim Dinkes,” terangnya.

Sementara Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin sangat menyayangkan masih banyak masyarakat yang melakukan hal mudhorot. Ia pun selalu bertanya-tanya mengapa banyak pemuda yang memilih menghabiskan waktu dengan menenggak miras yang dampaknya dikhawatirkan menjadi penyebab tindakan kriminalitas.

“Kami berkomitmen akan terus memberantas penyakit masyarakat khususnya di wilayah Kota Probolinggo. Kalau masih ada, kami razia. Masih ada lagi, kami razia lagi. Pembinaan dengan mendatangkan orang tua masing-masing, kami harap menjadi efek jera. Tapi orang tua dan keluarga harus ikut mengawasi kegiatan anak-anaknya,” tegasnya. (Redaksi)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done