Dirjen Bina Pemdes Kemendagri RI Apresiasi Pilkades Serentak 2021 - Lensa Update
Trending
Loading...

02/05/21

Dirjen Bina Pemdes Kemendagri RI Apresiasi Pilkades Serentak 2021


Sumberasih, Lensaupdate.com - Pemilihan Kepala Desa  (Pilkades) serentak tahap pertama yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menuai apresiasi dari DR. Drs Yusharto Huntoyungo selaku Dirjen Bina Pemerintah Desa Kementerian Dalam Negeri RI.

Apresiasi tersebut disampaikan kepada Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE dan pejabat Forkopimda Probolinggo lainnya saat mengikuti dialog secara virtual bersama dengan Pemantau Pilkades Ditjen Bina Pemdes - Kementerian Dalam Negeri RI di Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih, Minggu (2/4/2021) pagi.

Yusharto Huntoyungo mengatakan ada dua inovasi sangat bagus yang diterapkan pada Pilkades di Kabupaten Probolinggo, yang pertama cukup sederhana namun sangat efektif. Yakni lebih mengeraskan volume loudspeaker agar lebih menjangkau ke tengah lingkungan masyarakat. Harapannya agar masyarakat yang ingin mengikuti jalannya penghitungan suara, tidak perlu berkerumun di TPS.

"Jika di daerah tertentu telah melakukan live streaming video pada TPS melalui Chanel YouTube, manakala SDM dan kondisi alam dan masyarakatnya belum memungkinkan, pengerasan volume loudspeaker ini bisa menjadi alternatif untuk mencegah terjadinya kerumunan saat penghitungan suara," ungkapnya.

Lebih lanjut Yusharto menyampaikan apresiasi selanjutnya terkait pemanfaatan teknologi informasi melalui pengaplikasian barcode pada kertas suara di TPS 01 Desa Banjarsari. Selain dinilai sangat inovatif hal ini diharapkan dapat membantu panitia untuk memonitor lebih baik dan dapat menangkal kemungkinan adanya pemalsuan surat suara.

"Semoga seluruh personil dan petugas mampu melaksanakan tugas secara maksimal sembari menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Dan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo akan terus terkontrol walaupun dalam masa pelaksanaan Pilkades. Justru Pilkades diharapkan menjadi momentum untuk merevitalisasi fungsi-fungsi pencegahan Covid-19," tandasnya.

Sementara terpisah Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE juga mengapresiasi adanya inovasi-inovasi yang berdasarkan kearifan lokal setempat yang terbukti efektif dan bermanfaat. 

Terkait pengaplikasian teknologi barcode pada surat suara, Bupati Tantri mengaku telah memerintahkan Kepala Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) agar segera mengkaji dan menerapkan hal ini pada 252 desa yang juga akan melaksanakan Pilkades serentak tahap kedua pada bulan September mendatang.

"Saya pikir pengaplikasian barcode pada surat suara pada TPS 01 Desa Banjarsari ini patut dikembangkan dan direplikasi di tempat lain. Dengan munculnya inovasi-inovasi semacam ini di wilayah kita. Boleh dikatakan bahwa masyarakat kita sudah lebih up-to-date jika dibandingkan dengan kemarin-kemarin," ulas Bupati Tantri.

Bupati Tantri menambahkan sebelumnya Dirjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri RI juga telah mendorong pihaknya guna melaksanakan e-voting. Namun karena adanya' regulasi yang harus dilaksanakan setelah Ramadhan maka pihaknya terpaksa menundanya sampai pada pelaksanaan Pilkades serentak tahap kedua. 

"Selanjutnya kami akan terus berusaha mengembangkan inovasi e-voting ini tentu semangatnya bagaimana proses demokrasi di desa bisa tetap aman, transparan dan sukses. Dan selanjutnya mampu meminimalisir dan sekaligus mengefisiensi seluruh anggaran dengan pendekatan teknologi informasi," pungkasnya. (Mimie Aulia/Zidni Ilman)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done