Banyak Kafe dan Restoran Langgar Aturan Jam Operasional - Lensa Update
Trending
Loading...

14/05/21

Banyak Kafe dan Restoran Langgar Aturan Jam Operasional


Mayangan, Lensaupdate.com - Pemkot Probolinggo telah membuat aturan jam operasional bagi tempat usaha sampai pukul 21.00 WIB. Namun dalam kenyataannya, banyak tempat usaha seperti kafe dan restoran tetap melanggar aturan tersebut hingga membuka usahanya sampai lebih dari pukul 21.00 WIB.

Seperti yang didapati di Jalan KH Manshur, sebuah kafe bertingkat dua belum tutup dan justru dipadati pengunjung. Saat petugas kepolisian dan Satpol PP Kota Probolinggo masuk ke area kafe yang pagarnya memang ditutup dan dibuka satu sisi saja, pengunjung langsung kabur. 

“Ini sudah lewat pukul 21.00 WIB, jelas akan kami data dan beri teguran tertulis. Kami berharap ada kerjasama baik itu pemerintah dan masyarakat untuk kepentingan bersama,” ujar Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Aman Suryaman.

Sebuah kafe di kawasan Jalan Dr Saleh pun tak luput dari pantauan tim gabungan. Kafe menjual berbagai menu kopi itu punya pengunjung yang luar biasa. Petugas tiba menunjukkan waktu pukul 22.00. Dari kafe yang bersebelahan dengan rumah sakit swasta itu, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dan Kapolres Probolinggo Kota AKBP RM Jauhari mendapati laporan bahwa masih banyak kafe yang buka lebih dari pukul 22.00 WIB.

“Yang penting jangan diulangi lagi dan tidak mencontoh yang salah. Langsung kasih tahu pengunjung kalau tutupnya pukul 21.00. Jangan ikut melanggar yang salah, jadi contoh yang bagus,” kata Habib Hadi memberikan pengertian kepada pegawai kafe seperti dilansir dari situs resmi Pemkot Probolinggo.

Masih di kawasan Jalan Dr Saleh di sisi selatan, kafe berlahan parkir luas itu masih buka namun tidak begitu banyak pengunjung. Sama seperti di tempat sebelumnya, Wali Kota Habib Hadi dan AKBP RM Jauhari pun memberikan edukasi untuk patuh pada aturan pemerintah.

Penanggung jawab kafe mengatakan, mereka close order pada pukul 21.00 dan tutup pada pukul 22.00. Padahal aturan pemerintah adalah tutup pukul 21.00. Artinya, jika ada pengunjung yang datang lebih dari jam itu maka pengusaha harus memberikan pengertian dan menginfokan ke pengunjung jika mereka akan tutup.

“Kami kasih los (buka usaha dengan ketentuan), tolong kerjasamanya. Dibatasi, protes. Dikasih perpanjangan masih dilanggar. Kami serba salah. Tolonglah harus sama-sama,” tutur wali kota.

Sebuah kafe di Jalan Diponegoro pun ikut jadi sasaran, tapi lebih pada penyediaan lahan parkir. Karena setiap hari parkir pengunjung memadati jalan yang berada tepat di tikungan jalan. (Redaksi)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done