Vaksin Sinovac Untuk Bentuk Kekebalan Tubuh Terhadap Virus SARS CoV2 - Lensa Update
Trending
Loading...

20/01/21

Vaksin Sinovac Untuk Bentuk Kekebalan Tubuh Terhadap Virus SARS CoV2


Kraksaan, Lensaupdate.com - Saat ini masih ada masyarakat yang belum memahami secara penuh terkait dengan vaksinasi Covid-19. Bahkan ada pula yang belum mengerti dengan vaksin Sinovac yang akan digunakan untuk vaksinasi Covid-19.

“Sebelumnya, mari kita kenali dulu apa sih sebenarnya vaksin Sinovac tersebut. Informasi ini didapatkan dari panduan vaksin Sinovac dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Menurut Dewi, vaksin Sinovac adalah virus yang dimatikan untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap virus SARS CoV2, sehingga dapat mencegah atau mampu mengurangi risiko terkena Covid-19. 

“Cara kerja vaksin tersebut adalah vaksin disuntikkan ke dalam otot lengan sebanyak 0,5 ml dalam 2 dosis dengan selang waktu 14 hari. Vaksin ini diberikan hanya untuk usia 18-59 tahun,” jelasnya.

Oleh karena itu Dewi meminta kepada masyarakat agar memberitahu petugas jika mempunyai riwayat sakit seperti alergi, sedang demam, punya penyakit akut, punya gangguan pembekuan darah/perdarahan, punya riwayat autoimun, sedang menggunakan terapi imunosupresif (steroid, IVIG), riwayat epilepsi atau penyakit syaraf lain, punya penyakit autoimun, asma berat, punya penyakit jantung, hipertensi, kencing manis yang tidak terkontrol, penyakit tumor, ginjal, kanker, sedang hamil atau menyusui, sedang merencanakan kehamilan, pernah/sedang mengalami Covid-19. 

“Efek samping vaksin ini adalah reaksi lokal dan reaksi sistemik. Untuk reaksi lokal diantaranya nyeri tempat suntikan, pembengkakan, kemerahan, gatal, menurunnya sensasi tempat suntikan, warna kulit lebih pudar di tempat suntikan. Sementara untuk reaksi sistemik meliputi nyeri otot, demam, rasa lelah, mual, muntah dan sakit kepala,” terangnya. 

Dewi mengharapkan agar masyarakat tidak perlu risau berlebih, tetap ikhtiar dan berdoa serta harus mencari informasi dari sumber yang valid. “Semoga pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir,” harapnya. (Nabila Putri/Zidni Ilman)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done