Vaksin Sinovac Tidak Dapat Diberikan Bagi Orang dengan Riwayat Medis Tertentu - Lensa Update
Trending
Loading...

19/01/21

Vaksin Sinovac Tidak Dapat Diberikan Bagi Orang dengan Riwayat Medis Tertentu


Kraksaan, Lensaupdate.com - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sudah dimulai sejak tanggal 13 Januari 2021 dan saat ini wilayah Jawa Timur masih terus berlangsung untuk tahap 1 termin 1. Kabupaten Probolinggo terjadwal bukan Pebruari dengan sasaran prioritas tenaga kesehatan dan pejabat publik.

“Vaksin Covid-19 yang digunakan adalah Sinovac. Tetapi vaksin Sinovac ini tidak dapat diberikan kepada orang-orang yang memiliki kriteria kesehatan atau riwayat medis tertentu,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Menurut Dewi, setidaknya ada 17 golongan orang-orang yang tidak bisa diberikan vaksin Covid-19 Sinovac. Diantaranya, pernah terkonfirmasi Covid-19, ibu hamil atau ibu menyusui, berusia dibawah 18 tahun serta tekanan darah diatas 140/90.

Selanjutnya, mengalami gejala ISPA seperti batuk, pilek, atau sesak nafas dalam 7 hari terakhir. Ada anggota keluarga serumah yang kontak erat/suspek/konfirmasi/sedang dalam perawatan karena Covid-19. Sudah mengikuti terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah.

Kemudian, menderita penyakit jantung/gagal jantung/jantung coroner, menderita penyakit auti imun sistemik (SLE, lupus dan penyakit autoimun lainnya), menderita penyakit ginjal, menderita penyakit autoimun rhematoid artritis serta menderita penyakit saluran pencernaan kronis.

Lalu menderita penyakit hipertiroid/hipotiroid, menderita penyakit kanker, kelainan darah, autoimun compromise, penerima produk darah transfuse, menderita diabetes mellitus, menderita HIV serta memiliki riwayat penyakit paru-paru (TBC, PPOK dan asma).

“Kami harap kerjasama semua pihak untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini sampai semua dapat tervaksinasi sehingga masyarakat dapat terhindar dari Covid-19. Namun demikian, hendaknya dipahami bahwa vaksinasi merupakan upaya pertahanan kedua. Pertahanan pertama yang harus terus kita jalankan adalah protokol kesehatan,” jelasnya. 

“Untuk itu mohon kepada masyarakat supaya jangan lengah, jangan kendor, tetap disiplin menerapkan 3M dalam kegiatan sehari-hari. Salam sehat,” tambahnya. (Nabila Putri/Zidni Ilman)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done