Terpapar Covid-19, Dokter Sarojo Tutup Usia - Lensa Update
Trending
Loading...

11/01/21

Terpapar Covid-19, Dokter Sarojo Tutup Usia


Mayangan, Lensaupdate.com - Dunia dokter di Kota Probolinggo berduka. Hal ini setelah satu dokter spesialis anak yakni dr Sarojo Hartosoerodjo, Sp.A, (81) meninggal dunia karena terpapar Covid-19, Minggu (10/1/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Dokter senior di Kota Probolinggo ini meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD dr. Moh Saleh Kota Probolinggo sejak lima hari sebelumnya. Sarojo masuk rumah sakit karena mengalami demam yang tak kunjung reda. 

Hal tersebut disampaikan oleh Plt Direktur RSUD dr Moh Saleh dr Abraar HS Kuddah. Menurutnya, dokter Sarojo adalah pasien Covid-19 tanpa penyakit penyerta. Sedangkan virus corona yang menyerang adalah geriatri, yang dikenal dengan istilah virus seribu wajah.

"Gejalanya demam terus menerus, batuk dan susah menelan, sehingga yang bersangkutan dibawa ke RSUD dr. Moh Saleh. Selasa minggu lalu masuk rumah sakit dan meninggal tadi sekitar pukul 08.00,” katanya.

Sementara untuk tracing yang dilakukan terhadap keluarga, pasien dan orang yang perah bertatap muka dengan dr Sarojo, hasil VCR-nya negatif. "Dengan demikian, virus yang menyerang dokter tidak menular ke orang lain," jelasnya.

Menurut Abraar, siapapun bisa tertular virus corona, begitu juga para tenaga kesehatan (nakes) termasuk dokter. Maka yang penting pihaknya sudah memberikan APD dan sarana prasarana kelengkapan lain kepada seluruh nakes agar dipakai saat menangani pasien Covid-19. Termasuk saat praktek di luar RSUD.

"Kami berharap para nakes dan masyarakat agar selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) dan menjaga imun. Sebab, pandemi Covid-19 masih berlangsung. Tetap jaga imun dan taati prokes,” tegasnya.

Sementara Ketua IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Cabang Kota Probolinggo dr Intan Sudarmadi menyampaikan bahwa dokter Sarojo adalah dokter paling senior di Kota Probolinggo. Dokter Sarojo merupakan perintis beberapa rumah sakit di Kota Probolinggo. “Beliau merupakan suri tauladan kami. Jam berapapun dibutuhkan, beliau selalu hadir. Tengah malam saat kami butuh dokter anak, beliau datang. Ini patut ditiru oleh teman-teman sejawat,” ujarnya.

Diapun berharap seluruh nakes untuk tidak meremehkan virus corona dan selalu mengenakan APD saat bertugas serta tertib prokes. “Kami mengingatkan teman-teman sejawat (IDI) untuk tidak meremehkan virus ini,” tegasnya.

dr Aminudin selaku pendiri sekaligus pemilik RSIA Amanah menyatakan bahwa dokter Sarojo adalah dokter yang menangani pasien tiga generasi. "Dedikasinya sangat tinggi dan tanpa kenal lelah disegala waktu. Jasanya banyak. Patut ditiru para anggota IDI,” ungkapnya. (Aulia Puspita/Zidni Ilman)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done