Ratusan Nakes Kota Probolinggo Sudah Divaksin Sinovac - Lensa Update
Trending
Loading...

28/01/21

Ratusan Nakes Kota Probolinggo Sudah Divaksin Sinovac


Kanigaran, Lensaupdate.com - Ratusan tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Kota Probolinggo sudah mendapat vaksin Sinovac. Ekspresi mereka pun beragam, namun disebutkan tidak ditemui reaksi yang berarti usai vaksin. Seperti diketahui, Kota Probolinggo mendapatkan jatah 1.963 dosis dan baru tiba 1.480 dosis vaksin.

Plt Kepala Dinas Kesehatan P2KB dr NH Hidayati mengungkapkan, pada Rabu (27/1/2021) sasaran vaksin sebanyak 196 orang. "Yang berhasil divaksin hanya 169 orang, 6 orang ditunda dan sisanya dibatalkan karena beberapa alasan seperti memiliki komorbid, punya riwayat penyakit lain dan merupakan penyintas (sudah terpapar Covid-19)," katanya.

Berdasarkan data yang dilansir dari situs resmi Pemkot Probolinggo, lokasi vaksinasi Covid-19 di Kota Probolinggo dilaksanakan di 17 fasilitas kesehatan tapi belum semua siap. Yang sudah melaksanakan antara lain enam puskesmas, puskesmas pembantu (pustu) Mayangan, RS Siti Aisiyah, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Kimia Farma, Klinik Polres Probolinggo Kota dan DKT (Dinas Kesehatan Tentara). 

"Prosedur vaksinasi adalah pendaftaran melalui aplikasi. Kemudian screening lalu penyuntikan dan dilanjut observasi selama 30 menit. Waktu 30 menit digunakan untuk observasi apa ada efek samping atau tidak. Tadi malam (Rabu) ada efek tidak begitu berarti, seperti pegal di tempat suntikan, meriang dan pusing. Lebih banyak tidak bergejala,” jelasnya.

Pada Kamis (28/1/2021), sasaran vaksin adalah 280 orang. Setelah menjalani vaksin, nakes akan mendapatkan kartu dan sertifikat vaksinasi Covid-19. "Meskipun sudah divaksin tetap melaksanakan protokol kesehatan 4M seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," tegasnya.

dr Ike Yuliana yang sudah mendapatkan vaksin menceritakan selama observasi ia dipantau adakah gejala pusing, mual atau anafilaktik (syok). “Pemberian vaksin seperti pemberian vaksin biasanya tidak sakit. Ada beberapa teman yang cemas, ketakutan tapi setelah suntik ya biasa aja,” tutur dokter yang berdinas di Puskesmas Kanigaran ini. (Aulia Puspita/Fastabiqul Khoirot)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done