Maksimalkan Peran KTS Untuk Antisipasi Penyebaran Covid-19 - Lensa Update
Trending
Loading...

08/01/21

Maksimalkan Peran KTS Untuk Antisipasi Penyebaran Covid-19


Mayangan, Lensaupdate.com - Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Probolinggo, Pemkot Probolinggo bersama Polres Probolinggo Kota akan memaksimalkan peran dari Kampung Tangguh Semeru (KTS) yang ada di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Demi mewujudkan hal tersebut maka dilakukan rapat koordinasi (rakor) dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19, Kamis (7/1/2020) di Rupatama Mapolresta Probolinggo.

Sekda Kota Probolinggo drg Ninik Ira Wibawati bersama Plt Kepala Dinkes P2KB dr NH Hidayati, Kepala BPBD Sugito Prasetyo, lima camat dan perwakilan Satpol PP menghadiri rakor yang dipimpin Kapolresta AKBP Raden Muhamad Jauhari tersebut. Rakor yang diikuti juga oleh kapolsek dan danramil itu untuk mencari solusi terbaik dari penanganan Covid-9.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ninik mengungkapkan bahwa Kota Probolinggo saat ini sudah kembali ke zona oranye setelah sekitar satu pekan di bulan Desember berada di zona merah. "Dalam menangani Covid-19, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Tim satgas pun tidak bisa bekerja sendiri tetapi perlu keterlibatan masyarakat," katanya seperti dilansir dari laman resmi Pemkot Probolinggo.

Berdasarkan data per 7 Januari, pasien Covid-19 sebanyak 251 orang. Yang dirawat di RSUD (bergejala) ada 102, dirawat di karantina 54 dan isolasi mandiri (isoman) 95. Diketahui, kapasitas rumah karantina di rusunawa adalah 80 bed sedangkan di puskesmas Wonoasih ada 20 bed.

“Pasien yang menjalani isoman adalah OTG (orang tanpa gejala), setelah dicek oleh Dinkes, rumah yang akan dipakai isoman harus menenuhi syarat. Dari lingkungan pun harus menerima agar tidak resah. Karena isoman ini juga dilihat faktor keluarga dan ketergantungan pasien dengan keluarganya,” jelasnya.

Terpisah Kapolres Probolinggo Kota AKBP RM Jauhari menjelaskan, Forkopimda bersama relawan KTS bersama-sama melakukan upaya pencegahan Covid-19. Salah satunya mendukung Pemkot Probolinggo dengan pembentukan tempat karantina di masing-masing KTS. Sehingga KTS punya peran saat warganya ada yang menjalani isolasi.

“Kami mendorong KTS ini punya peran penting dibawah pengawasan Dinkes, camat kelurahan ditambah unsur tiga pilar untuk menyentuh langsung tempat karantina di KTS masing-masing sehingga kita bisa mengurangi penyebaran Covid-19 yang ada saat ini,” ujarnya.

Menurut Kapolresta, jika karantina di pusat (rusunawa dan puskesmas Wonoasih) terbatas, maka masing-masing KTS bisa membantu dengan menyiapkan tempat isolasi bagi warganya. "Kota Probolinggo punya 29 KTS, sedangkan di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota total terdapat 32 KTS," tegasnya. (Desi Wulandari/Fastabiqul Khoirot)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done