Cemburu Karena Chatting dengan Pria Lain, Suami Tega Bunuh Istri Sirinya - Lensa Update
Trending
Loading...

22/01/21

Cemburu Karena Chatting dengan Pria Lain, Suami Tega Bunuh Istri Sirinya


Mayangan, Lensaupdate.com - Satreskrim Polres Probolinggo Kota berhasil mengungkap kasus tewasnya seorang perempuan di kamar kos Jl. Letjen Sutoyo Gg. V Kelurahan Tisnonegaran Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo, Kamis (21/1/2021). Pelaku tidak lain adalah suami korban yaitu Sahrizal, (27), warga Desa Batuampar Kecamatan Kemuning Kabupaten Indragiri HilirProvinsi Riau. 

Ia tega membunuh istri sirinya itu setelah melihat istrinya sedang chatting dengan pria lain. Identitas korban yaitu Nurul Fadiillah, (26), warga Keluruhan/Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo. Dalam berita sebelumnya, nama korban tertulis Novi, warga Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo.

Terungkapnya kasus pembunuhan itu, setelah pelaku menyerahkan diri ke Polres Probolinggo Kota, pada Rabu (20/1/2021) malam kemarin.

Dalam rilis yang digelar di halaman Mapolres Probolinggo Kota, Kamis (21/1/2021)  Kepala Unit IV Satreskrim Polres Probolinggo Kota Iptu Joko Murdianto mengatakan, beberapa jam setelah pihaknya melakukan olah TKP, pelaku menyerahkan diri ke polisi.

"Ada dua motif yang mendasari tersangka sehingga tega membunuh istrinya sendiri. Pertama, keluarga korban tidak menyukai pelaku. Kedua, tersangka mengetahui korban komunikasi dengan pria lainnya," kata Joko.

Dari hasil autopsi jelas Joko, diketahui bahwa korban dicekik lehernya oleh tangan pelaku. Setelahnya, pelaku mencoba melakukan bunuh diri dengan cara menyemprot mulutnya dengan cairan pembasmi nyamuk. "Serta mengikat kabel cas handphone di lehernya," jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya 15 tahun penjara.

Tersangka Sahrizal mengaku bahwa statusnya sebagai suami siri sudah berlangsung hampir 1 tahun. Sementara ia meninggalkan rumah korban sejak sepekan lalu. Ia sempat pergi ke Jakarta dikarenakan sakit hati dengan sikap keluarga istrinya. Bahkan ia menyebut dirinya sempat dipelet agar ia lupa dengan Nurul, pujaan hatinya.

Warga Batuampar itupun mengakui, bahwa ia tega membunuh istrinya karena keluarga Nurul tak menyukai dirinya. "Istri juga komunikasi dengan pria lainnya," katanya.

Dalam komunikasi dengan pria lain itu, Sahrizal pernah membaca chatingan sang istri yang menjurus pada pembahasan seks. Meski begitu, cintanya kepada Nurul cukup besar dan menginginkan agar ia mati bersama Nurul. "Tidak apa-apa meninggal, daripada dimiliki lelaki lainnya," ujarnya.

Sementara saat mendatangi rumah korban, terungkap bahwa Sahrizal merupakan suami kedua Nurul.

Hal itu disampaikan oleh kakak pertama korban, Totok Pitono, (50), warga Kelurahan Jrebeng Lor Kota Probolinggo dan ayah korban, Muwaji, (70).

Totok Pitono menuturkan bahwa adiknya pernah menikah dengan pria pertamanya, Inung, kemudian cerai dan dikaruniai 1 orang anak.Setelah cerai itu, pada bulan April 2020, Nurul  menikah siri dengan Sahrizal. Dua sejoli itu tidak sampai menikah sah, lantaran kondisi masih pandemi.

"Mereka berdua kenal melalui media sosial Facebook dan Sahrizal mengaku bekerja di perusahaan batubara di Provinsi Riau.Tapi selama mengarungi rumah tangga, Nurul dan Sahrizal kerap bertengkar hingga terjadi tindak kekerasan sampai memukul," ungkapnya.

Totok menerangkan, konflik rumah tangga adiknya itu terjadi karena Sahrizal jarang menafkahi keluarganya, terutama saat Sahrizal jadi pengangguran. Sementara, Nurul mencari uang dengan cara berjualan kosmetik secara online. Kini, keluarga Sahrizal dan Nurul sudah sirna. Nurul telah meninggal di tangan suaminya sendiri. (Aulia Puspita/Zidni Ilman)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done