Baznas Kabupaten Probolinggo Monev Program Akselerasi Pendidikan Kesetaraan - Lensa Update
Trending
Loading...

19/01/21

Baznas Kabupaten Probolinggo Monev Program Akselerasi Pendidikan Kesetaraan


Kotaanyar, Lensaupdate.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo melakukan monitoring dan evaluasi (monev) program akselerasi peningkatan akses dan mutu pendidikan kesetaraan di PKBM Luniaz Kecamatan Kotaanyar, Selasa (19/1/2021) pagi.

Monev yang dilakukan di Kantor Desa Curahtemu Kecamatan Kotaanyar ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepakatan bersama dalam bentuk MoU (Memorandum of Understanding) antara Baznas Kabupaten Probolinggo dengan Dispendik Kabupaten Probolinggo Tentang Program Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan Kesetaraan di Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan yang diikuti oleh wajib belajar dari Desa Curahtemu dan Desa Tambak Ukir Kecamatan Kotaanyar ini dihadiri oleh Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzamil didampingi Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo KH Syihabuddin Sholeh, Ketua PKBM Luniaz Kecamatan Kotaanyar Sukandar, tutor dan pengurus PKBM Luniaz sebagai penyelenggara.

Ketua PKBM Luniaz Kecamatan Kotaanyar Sukandar mengaku lebih optimis untuk dapat melaksanakan tugas pendidikan kesetaraan ini secara terus menerus dan tidak terhambat dengan dukungan dana dari pemerintah karena ada kepedulian dari Baznas Kabupaten Probolinggo.

“Kami merasa bertanggung jawab untuk bekerja secara professional dan obyektif sampai nanti warga belajar selama 3 tahun terakhir dapat lulus keseluruhan. Kami sudah lakukan koordinasi dengan para tutor dan warga belajar. Kami merasa bersyukur atas kunjungan dari Baznas, karena kami merasa mendapatkan kepercayaan,” ungkapnya.

Sukandar menerangkan program akselerasi pendidikan kesetaraan di PKBM Luniaz diikuti warga belajar dari Desa Curahtemu dan Desa Tambak Ukir dengan rincian 43 warga belajar Paket B dan 28 warga belajar Paket C dari Desa Curahtemu dan 10 warga belajar Paket B dan 18 warga belajar Paket C dari Desa Tambak Ukir. Mereka dipandu oleh 7 tutor Paket B dan 8 tutor Paket C.

“Alhamdulillah, antusias masyarakat terhadap program ini sangat bagus sekali. Harapannya ini dapat terus menerus berjalan dan warga belajar antusias untuk mengikuti kegiatan pembelajaran sampai lulus. Kami mengharapkan monitoring dari Baznas dan Dinas Pendidikan terus berlanjut,” tegasnya.

Sementara Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzamil mengatakan kunjungannya ke Desa Curahtemu ini bertujuan untuk monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan MoU antara Baznas Kabupaten Probolinggo dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo melalui PKBM dalam rangka untuk ikut serta Baznas meningkatkan indeks pendidikan di Kabupaten Probolinggo melalui program akselerasi pendidikan kesetaraan kejar Paket A, B dan C.

“Untuk Desa Curahtemu dan Desa Tambak Ukir Kecamatan Kotaanyar ini adalah Paket B dan Paket C. Kami datang kesini untuk melakukan silaturahim dengan wajib belajar, tutor dan pengurus PKBM Luniaz sebagai penyelenggara,” katanya.


Menurut Muzamil, kegiatan monev di Desa Curahtemu Kecamatan Kotaanyar ini bertujuan untuk melakukan evaluasi dari program yang dilaksanakan oleh Baznas Kabupaten Probolinggo dalam program akselerasi pendidikan kesetaraan kejar Paket B dan C. 

“Karena dana dari Baznas ini terkait dengan masalah zakat yang direalisasikan melalui program akselerasi pendidikan kesetaraan, maka kami mempunyai kewajiban untuk memilah mana yang masuk kategori miskin dan mana yang tidak. Jadi nantinya dana yang direalisasikan dari Baznas ini yang betul-betul orang yang miskin melalui zakat dan yang mampu melalui infaq, sehingga ada pemilahan antara zakat dan infaq,” jelasnya.

Muzamil mengharapkan program akselerasi pendidikan kesetaraan ini dapat berjalan sesuai dengan harapan. Nanti yang sudah disepakati bersama antara Baznas Kabupaten Probolinggo dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo berjalan sesuai dengan tujuannya.

“Bagaimana selama 3 tahun ini kita melakukan kerja sama, mudah-mudahan semuanya bisa sukses dan bisa lulus dengan sempurna sesuai dengan jumlah wajib belajar yang diusulkan oleh PKBM,” harapnya.

Selain di PKBM Luniaz Kecamatan Kotaanyar, kegiatan serupa pada hari yang sama juga dilaksanakan di PKBM Iqro’ Kecamatan Tongas dan PKBM Tri Sakti Kecamatan Gading. Kegiatan ini diikuti oleh warga belajar, tutor dan pengurus PKBM.

Seperti diketahui, selama 3 tahun ke depan Baznas Kabupaten Probolinggo dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo melakukan perjanjian kerja sama peningkatan akses dan mutu pendidikan kesetaraan di 9 (sembilan) PKBM di Kabupaten Probolinggo. Total warga belajar dari 9 PKBM di 6 kecamatan tersebut sebanyak 426 orang terdiri dari Paket A sebanyak 23 orang, Paket B sebanyak 192 orang dan Paket C sebanyak 211 orang. (Reny Kartika/Zidni Ilman)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done