Puluhan Layang-Layang Raksasa Hiasi Langit Betek - Lensa Update
Trending
Loading...

27/09/20

Puluhan Layang-Layang Raksasa Hiasi Langit Betek


Krucil, Lensaupdate.com - Raksasa Buto Ijo nampak beraksi melayang-layang lincah menjelajah angkasa biru, tak jauh darinya rupanya si burung hantu dan elang hitam raksasa sedang menyusul dari arah bawah. Seakan sedang berjibaku memperebutkan sesuatu, suasana ini pun mengundang sorak ramai orang-orang yang sedang melihat pemandangan tak biasa tersebut dari darat. 

Begitulah gambaran suasana gelaran festival layang-layang hias raksasa khas Kabupaten Probolinggo yang diselenggarakan di kawasan Rest Area Wisata Desa Betek Kecamatan Krucil, Sabtu (26/9/2020) pagi dalam rangka semarak 2 Tahun Nawa Hati.

Meskipun berada di bawah terik matahari, namun udara segar khas pegunungan Krucil mampu membius para masyarakat pecinta layang-layang untuk mengikuti detik demi detik pelaksanaan festival yang sebelumnya sangat jarang diselenggarakan ini. Selain desain layang-layang yang unik dan menarik, keseruan dan semangat para kru penerbang layang-layang hias saat berkompetisi juga sangat menarik untuk ditonton. 

Untuk menghindari kerumunan dan mempercepat penilaian serta pelaksanaan festival layang-layang hias tersebut, masing-masing tim hanya dibatasi tiga kru waktu maksimal lima menit, yakni satu menit untuk menerbangkan, tiga menit untuk aksi udara dan satu menit untuk mendaratkan layang-layang. Khusus untuk joki, harus berusaha agar tetap berada di dalam lingkaran batas yang sudah ditentukan. 

Sebelum diterbangkan spesifikasi dan ukuran layang-layang akan diperiksa terlebih dahulu oleh juri. Selain kekompakan tim dan keindahan, point terbesar yang akan dinilai adalah skill joki dalam menhandle layang-layang mulai dari awal terbang, atraksi udara serta saat mendaratkan layang-layang. Untuk point ini para joki harus mampu mengawal layang-layangnya agar tetap stabil sampai menyentuh tangan joki. 

Agus (36) salah satu peserta asal desa setempat mengaku sangat senang bisa mengikuti festival ini. Ketua BUMDes Desa Betek ini mengaku butuh waktu tiga hari lamanya untuk membuat sendiri layang-layang kebanggaanya yang dijulukinya "Jet Matic" itu. Meskipun belum bisa menang namun pihaknya sangat luas lantaran sudah bisa menyalurkan hobinya dan sekaligus bisa turut meramaikan destinasi wisata di desanya. 

"Alhamdulillah meskipun jumlah peserta dibatasi namun festival ini tetap berlangsung meriah, masyarakat yang menonton pun juga sangat antusias dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Terima kasih Pemkab Probolinggo, kami harap festival ini bisa terselenggara secara rutin dan lebih meriah lagi di masa mendatang," harapnya. 

Sesuai dengan rencana panitia, festival tersebut rampung pelaksanaannya tidak lebih dari waktu tiga jam. Untuk hasil akhir, juri menentukan tiga juara harapan, tiga juara utama. Untuk juara utama, juara tiga diraih oleh Tim COVID-19 Desa Krucil Kecamatan Krucil, juara kedua diraih oleh Tim Buto Ijo Desa Sukorejo Kecamatan Kotaanyar dan juara pertama diraih oleh tim Mbah Kliwon Desa Sumberejo Kecamatan Paiton. (Mimie Auliya/Zidni Ilman)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done