Karang Taruna dan Satgas Penanganan COVID-19 Seminarkan Pencegahan COVID-19 - Lensa Update
Trending
Loading...

29/09/20

Karang Taruna dan Satgas Penanganan COVID-19 Seminarkan Pencegahan COVID-19


Krejengan, Lensaupdate.com – Sebagai puncak peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna (BBKT) ke-60 tahun 2020, Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo menggelar seminar pencegahan COVID-19 di Base Camp Ridho Outbond Desa Krejengan Kecamatan Krejengan, Senin (28/9/2020).

Kegiatan yang mengambil tema “Peran Serta Pemuda Dalam Percepatan Pencegahan COVID-19” ini diikuti oleh para pengurus Karang Taruna Kabupaten Probolinggo dan perwakilan beberapa pengurus karang taruna desa di Kabupaten Probolinggo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan mulai dari memakai masker, cuci tangan memakai sabun dengan air mengalir, jaga jarak dan tidak kontak fisik.

Sebagai narasumber berasal dari Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo diantaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi serta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Mujoko. 

Dalam kesempatan tersebut dilakukan pemotongan tumpeng sebagai tanda puncak peringatan BBKT ke-60 tahun 2020 serta bakti sosial berupa penyerahan santunan kepada para anak yatim piatu.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili mengatakan di masa pandemi COVID-19 ini, pemuda bisa mengambil peran untuk mengedukasi masyarakat dalam penanganan dan pencegahan COVID-19. 

“Karang Taruna sebagai organisasi pengembangan generasi pemuda mempunyai tanggung jawab untuk membantu pemerintah dalam perang melawan penyebaran COVID-19. Caranya dengan mengedukasi masyarakat mengenai bahaya COVID-19 dan cara pencegahannya,” katanya.

Menurut Yunita, selama pandemi COVID-19 jelas Yunita, karang taruna sudah melakukan banyak edukasi bagi masyarakat sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Mulai dari pembuatan banner informasi COVID-19 di beberapa titik strategis, pembuatan 1000 masker yang diserahkan kepada Satgas COVID-19 serta pemberian sembako kepada pemulung dan abang becak terdampak COVID-19.

“Alhamdulillah, selama pandemi COVID-19 karang taruna masih tetap mampu berbuat bagi masyarakat dengan tidak melanggar protokol kesehatan untuk terus berbuat dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo menyampaikan bahwa di masa pandemi COVID-19 ini peran serta seluruh elemen masyarakat sangatlah dibutuhkan, terutama dari para pemuda yang tergabung dalam wadah karang taruna.

“Pemuda sebagai generasi penerus bangsa tentu memiliki kesadaran yang tinggi dalam pemahaman terhadap COVID-19. Apa yang dilakukan oleh karang taruna selama ini merupakan sebuah langkah yang positif dan sangat membantu tugas pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” katanya.

Tutug mengharapkan dengan keterlibatan pemuda karang taruna dalam pencegahan penyebaran COVID-19 ini tentunya akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk semakin memahami penerapan protokol kesehatan untuk menekan kasus COVID-19 di Kabupaten Probolinggo.

“Kami percaya bahwa peran serta karang taruna di tengah-tengah masyarakat ini akan mempengaruhi pola pikir tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” pungkasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi mengungkapkan bahwa COVID-19 itu memang benar-benar ada. Karena tidak selalu yang ada itu selalu kelihatan. “Tetapi saat ini masih ada yang tidak percaya kalau COVID-19 itu ada. Padahal yang ada itu tidak selalu tampak oleh mata,” ungkapnya.

Menurut Rozi, karang taruna ini harus bisa bersama-sama menjadi pelopor dalam penerapan protokol kesehatan untuk membangun kesadaran diri dan kesadaran masyarakat. Karena pemerinah tidak mungkin bisa sendirian dan harus bersama-sama, salah satunya adalah karang taruna. 

“Karang taruna sebagai wadah dari para pemuda, tentunya menjadi sangat vital perannya untuk membangun kesadaran diri dan masyarakat. Ayo bersama-sama untuk menggalakkan penerapan protokol kesehatan. Tapi jangan pernah berfikir dan mempunyai keinginan merubah mindset dan pola pikir masyrakat kalau kita sendiri tidak berubah,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Mujoko. Menurutnya, informasi mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan ini harus disampaikan secara berulang-ulang. Karang taruna tentunya memiliki peran yang sangat besar untuk menyampaikan hal tersebut kepada masyarakat.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan mengedukasi masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya keterlibatan semua pihak, khususnya karang taruna. Semua itu harus dilakukan secara berulang-ulang hingga akhirnya masyarakat memahami pentingnya menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Peringatan BBKT ke-60 ini diawali dengan turba dan bakti sosial kepada beberapa karang taruna terpilih. Diantaranya Karang Taruna Gagak Rimang Desa Pabean Kecamatan Dringu, Karang Taruna Patriot Desa Brumbungan Lor Kecamatan Gending, Karang Taruna Taruna Wira Desa Kecik Kecamatan Besuk dan Karang Taruna Bermi Desa Bermi Kecamatan Krucil. (Nabila Putri/Zidni Ilman)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done