Wabup Probolinggo Santuni Kerabat Korban Tenggelam di Air Terjun Jaran Goyang - Lensa Update
Trending
Loading...

05/03/20

Wabup Probolinggo Santuni Kerabat Korban Tenggelam di Air Terjun Jaran Goyang

Gending, Lensaupdate.com - Sehari pasca peristiwa nahas yang menimpa Febri Yandinur Orsalbadat (19) remaja asal Kalimantan Timur (Kaltim) yang tenggelam di kawasan wisata air terjun Jaran Goyang, Desa Guyangan Kecamatan Krucil, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko, Kamis (5/3/2020) siang datang melayat sekaligus menyantuni di rumah kerabatnya di Dusun Banjar Desa Randupitu Kecamatan Gending.

Berdasarkan keterangan kerabatnya itu, sanak familinya memang telah memasrahkan agar jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Banjar Desa Randupitu pada sore hari ini sembari menunggu kehadiran sanak keluarganya dari Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.

Kunjungan lawatan tersebut merupakan wujud rasa empati dan keprihatinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo atas peristiwa tragis hingga merenggut nyawa yang terjadi pada salah satu objek wisata yang cukup digemari di Kabupaten Probolinggo ini.

Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA Timbul Prihanjoko sangat menyayangkan kejadian ini sekaligus mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkegiatan di alam bebas, terutama di sekitar aliran sungai yang saat musim hujan kondisi arus dan debit air dapat berubah sewaktu-waktu.

"Kami ikut berbelasungkawa atas musibah ini semoga almarhum diterima disisi-NYa dan seluruh sanak famili diberikan ketabahan. Kepada rekan-rekan pengelola wisata agar hal ini menjadi pelajaran dan kewaspadaan kedepannya," ungkapnya.

Sementara H Sutrisno, Pembina TPQ Al Hidayah Desa Randupitu menuturkan bahwa almarhum adalah alumni dari sebuah Pondok Pesantren di Jombang yang sejak bulan April 2019 lalu sedang menjalankan tugas program mengajar di TPQ yang dibinanya tersebut.

"Tugas mengajarnya sebenarnya sudah selesai. Kegiatan kemarin di tempat wisata itu merupakan kegiatan perpisahan bersama para alumni lainnya beserta para mubaligh," kata Sutrisno.

Lebih lanjut Sutrisno menceritakan selama berada di Kabupaten Probolinggo almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik dan periang. Tidak ada firasat apapun sebelum peristiwa nahas itu terjadi, bahkan almarhum selalu tampak bahagia karena memang tugasnya telah rampung.

"Alhamdulillah perhatian Pemkab Probolinggo sangat baik, semua biaya dibebaskan mulai biaya otopsi rumah sakit sampai biaya ambulance. Atas kehadiran Bapak Wabup dan jajaran kami mewakili keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," tandasnya.

Turut hadir dalam lawatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda)Kabupaten Probolinggo H Soeparwiyono didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Tutug Edi Utomo dan diikuti oleh beberapa Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait beserta Camat Gending Muhammad Abduh Ramin. (Mimie Auliya/Zidni Ilman)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done