DPKH Probolinggo Sosialisasikan Pengendalian Pemotongan Ternak Ruminansia Betina Produktif - Lensa Update
Trending
Loading...

21/02/20

DPKH Probolinggo Sosialisasikan Pengendalian Pemotongan Ternak Ruminansia Betina Produktif

Kotaanyar, Lensaupdate.com – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi pengendalian pemotongan ternak ruminansia betina produktif di Pendopo Kecamatan Kotaanyar, Kamis (20/02/2020).

Kegiatan ini diikuti oleh istri para jagal, pelaku usaha dan Tim Penggerak PKK dari 3 (tiga) kecamatan. Yakni, Paiton, Pakuniran dan Kotaanyar. Sebagai narasumber berasal dari Camat Kotaanyar Teguh Prihantoro serta Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

Dasar hukum kegiatan ini adalah Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2009 jo UU Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) RI Nomor 48 Tahun 2016 Tentang Upsus Siwab.

Camat Kotaanyar Teguh Prihantoro menekankan pentingnya menjaga aset lokal seperti ternak yang ada di Kabupaten Probolinggo untuk dilestarikan dan dibudidayakan demi kepentingan anak cucu di masa depan. “Masyarakat harus mengikuti peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Narasumber dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa pemotongan ternak ruminansia betina produktif itu ada sanksi administrasi dsn pidananya yang diatur oleh UU Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, khususnya pasal 85 dan 86.

Sementara Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi melalui Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto berharap para ibu berperan aktif dalam menyampaikan dan mengingatkan para suami dan lingkungan sekitar untuk tidak lagi memotong sapi betina produktif.

“Selain itu, memilih dan membeli daging yang dipotong di RPH (Rumah Potong Hewan). Karena RPH Kabupaten Probolinggo sudah bersertifikat halal dan dicukupi dengan sarana prasarana. Bahkan, pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dipotong maupun daging yang akan diedarkan di pasar tradisional. Untuk menjamin ketersediaan pangan asal hewan yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal),” katanya. (Nabila Putri/Zidni Ilman)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done