Lensa Update
Trending
Loading...

Pemerintahan

[pemerintahan][recentbylabel]

Kesehatan

[kesehatan][recentbylabel]

Pendidikan

[pendidikan][recentbylabel]

01/08/21

Dukung Kemudahan Perizinan Usaha, Kementerian PUPR Luncurkan Layanan SIMBG

Dukung Kemudahan Perizinan Usaha, Kementerian PUPR Luncurkan Layanan SIMBG


Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meluncurkan layanan berbasis web Sistem Informasi Bangunan Gedung (SIMBG) untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam memperoleh Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi Bangunan (SLF) secara daring. 

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengatakan, dengan diluncurkannya layanan SIMBG diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan kemudahan berusaha, iklim investasi, serta pada akhirnya mampu menjadi salah satu pondasi menuju Indonesia tumbuh dan tangguh.

"Layanan yang dihasilkan diharapkan dapat mengusung semangat UU Cipta Kerja yang selanjutnya dirinci oleh Peraturan Pemerintah (PP) 16/2021, dalam hal kemudahan perizinan, kejelasan prosedur layanan dan mempersingkat birokrasi," kata Diana dalam acara peluncuran SIMBG secara daring, Jumat (30/7/2021). 

Dengan telah diluncurkannya layanan SIMBG, maka pemerintah daerah kabupaten dan kota diharuskan menggunakan SIMBG dalam pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung untuk mendukung upaya kemudahan, transparansi, dan peningkatan layanan publik menjadi lebih baik. "Setiap masyarakat dapat mengajukan PBG dan SLF secara online, dengan prosedur yang pasti, ketentuan dokumen dan waktu yang standar di seluruh wilayah Republik Indonesia," ujar Diana.

Dengan implementasi SIMBG, Diana menyatakan akan membantu Pemerintah Daerah meningkatkan akuntabilitas pelayanan, karena seluruh prosesnya berdasarkan ketentuan PP 16/2021. "Memberikan kejelasan prosedur layanan yang standar dari Sabang hingga Merauke, dengan standar teknis di seluruh Indonesia," ujarnya. 

SIMBG dikatakan Diana juga akan meningkatkan kecepatan waktu layanan, dengan maksimum waktu pelayanan 28 hari pemohon wajib mendapatkan jawaban atas permohonan PBG. "Sementara untuk bangunan sederhana seperti rumah tinggal tunggal (hunian sederhana) sudah harus bisa hanya 3 hari dengan catatan dokumen yang dibutuhkan lengkap semua. 

Saya harap Pemerintah Daerah bisa bekerja sama untuk menerapkan penyederhanaan ini lewat penerapan SIMBG," tuturnya.

Diana menambahkan, layanan SIMBG juga mendukung transparansi biaya Retribusi PBG, melalui fitur hitung mandiri retribusi PBG. "Saya minta Pemerintah Daerah menyesuaikan peraturan retribusi untuk Persetujuan Bangunan Gedung bukan IMB lagi," pesannya. 

Direktur Bina Penataan Bangunan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Boby Ali Azhari mengatakan, peluncuran SIMBG ini merupakan pengembangan versi terbaru, sekaligus menandakan berakhirnya layanan SIMBG versi lama secara bertahap. Kementerian PUPR telah mengembangkan SIMBG sejak tahun 2017, dimana pada tahun 2018 mulai terintegrasi dengan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS). 

Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Kementerian Investasi Achmad Idrus mengatakan, PBG merupakan salah satu syarat pengajuan perizinan usaha. "Hari ini bagian dari implementasi UU Cipta Kerja yakni penyelenggaraan sistem melalui aplikasi untuk mempermudah dan mempercepat perijinan usaha. Saya menyambut baik dan ucapkan terima kasih atas peluncuran SIMBG. Nanti akan terintegrasi dengan OSS, jika belum punya PBG, pemohon izin usaha akan dialihkan ke SIMBG," ujarnya.

Layanan SIMBG dapat diakses melalui http://simbg.pu.go.id dengan layanan yang mencakup Perizinan Penyelenggaraan Bangunan Gedung (PBG, SLF, SBKBG), Persetujuan Pembongkaran Bangunan Gedung, Pendataan Bangunan Gedung, Basis Data Tim Profesi Ahli (TPA), dan Lisensi Arsitek.

Sumber berita dan foto dari laman Kementerian PUPR RI

31/07/21

Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo Capai 983 Kasus

Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo Capai 983 Kasus


Kraksaan, Lensaupdate.com - Jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo hingga Sabtu (31/7/2021) malam mencapai 983 kasus. Saat ini posisinya ada yang menjalani perawatan di rumah sakit dan sebagian menjalani karantina di rumah isolasi Kabupaten Probolinggo.

"Hari ini ada tambahan sebanyak 83 kasus di Kabupaten Probolinggo sehingga totalnya mencapai 5.759 kasus. Dari jumlah tersebut 4.451 kasus sembuh dan 325 kasus meninggal dunia," kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Dengan adanya tambahan 83 kasus harian Covid-19 jelas Dewi, kini sudah ada 21 kecamatan yang masuk zona merah atau resiko sangat tinggi. "Sisanya 3 kecamatan masuk dalam zona orange atau resiko tinggi meliputi Kecamatan Sumber, Kuripan dan Bantaran," jelasnya.

Penambahan kasus harian tertinggi disumbangkan oleh Kecamatan Kraksaan sebanyak 13 kasus sehingga total kasus secara kumulatif di Kecamatan Kraksaan mencapai 976 kasus. "Dari jumlah tersebut, 751 kasus sembuh dan 34 kasus meninggal dunia. Kasus aktifnya ada 191 kasus," terangnya.

Dari sisi kesembuhannya, hari ini ada tambahan 68 kasus kesembuhan sehingga total secara kumulatif untuk angka kesembuhan di Kabupaten Probolinggo mencapai 4.451 kasus dari total 5.759 kasus.

"Penyumbang kesembuhan harian terbanyak berada di Kecamatan Kraksaan sebanyak 27 kasus sehingga total kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Kraksaan mencapai 751 kasus dari total 976 kasus," tegasnya.

Sementara untuk kasus kematian per hari ini ada penambahan 6 kasus. Dengan demikian total jumlah kasus kematian secara kumulatif di Kabupaten Probolinggo mencapai 325 kasus.

"Penambahan kasus kematian harian ini berada di Kecamatan Kraksaan sebanyak 4 kasus. Jumlah kasus kematian tertinggi di Kabupaten Probolinggo berada di Kecamatan Dringu mencapai 47 kasus," ujarnya.

Jumlah perkembangan konfirmasi aktif 5 besar kecamatan di Kabupaten Probolinggo diantaranya Kecamatan Kraksaan sebanyak 191 kasus, Kecamatan Pajarakan sebanyak 76 kasus, Kecamatan Paiton sebanyak 73 kasus, Kecamatan Leces sebanyak 62 kasus dan Kecamatan Gending sebanyak 57 kasus. (Nabila Putri/Zidni Ilman)

Regional

[regional][recentbylabel2]

Nasional

[nasional][recentbylabel2]
Notification
Lensa Update, Mengabarkan Secara Lugas.
Done