-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Wali Kota Probolinggo Bersama Puluhan Kader Lingkungan Nikmati Sate Pak Lim TPA Bestari

    6/1/21, 14:53 WIB Last Updated 2021-06-01T07:53:49Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Mayangan, Lensaupdate.com - Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin bersama dengan puluhan kader lingkungan dari Kelurahan Triwung Lor Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo menikmati Sate Pak Lim (Wisata Edukasi Program Kampung Iklim) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bestari di Kelurahan Sukabumi Kecamatan Mayangan, Senin (31/5/2021).

    Sate Pak Lim yang digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo ini merupakan kegiatan pembelajaran tentang pengelolaan lingkungan dengan baik. Tidak sekadar sosialisasi tetapi melihat langsung kondisi di lapangan.

    “Kegiatan ini berkelanjutan selain mengunjungi TPA, kader lingkungan juga berkunjung ke dua kelurahan, Pakistaji dan Jrebeng Wetan. Kami menyediakan bus untuk kader lingkungan. Harapannya dari kegiatan ini para kader mampu mengembangkan di kelurahan masing-masing,” kata Kepala DLH Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa seperti dilansir dari situs resmi Pemkot Probolinggo.

    Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Habib Hadi bersama kader lingkungan diajak melihat kondisi sanitary landfill yang berada di sisi timur TPA tersebut. Setiap sampah yang masuk kemudian diuruk menggunakan tanah. Sehari sekitar 70 ton sampah masuk ke TPA. Dalam satu tahun anggaran sebesar Rp 200 juta dialokasikan untuk tanah tersebut.

    “Baru digunakan Januari 2020 tapi sekarang lihat sudah tinggi. Jika tidak mengambil langkah terbaik mulai dari sekarang maka akan kehabisan tempat. Ke depan akan ada teknologi canggih untuk mengelola sampah di TPA,” ujar Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin.

    Habib Hadi berharap melalui Sate Pak Lim ini dapat menggerakan semua kelurahan dan kecamatan se-Kota Probolinggo untuk bisa berpartisipasi menjaga lingkungan. “Memang butuh kesadaran dan kekompakan. Dimulai dari kegiatan ini diharapkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” jelasnya.

    Setelah berkeliling TPA, rombongan Sate Pak Lim berkunjung ke Kelurahan Jrebeng Wetan. Di lokasi tersebut, kader lingkungan melihat bagaimana memilah dan memanfaatkan sampah anorganik seperti plastik dan botol. Warga mendirikan bank sampah bekerjasama dengan PT Pegadaian sehingga sampah mempunyai nilai ekonomis bagi masyarakat. Motto mereka, sampah adalah emas.

    Di lokasi kedua, Kelurahan Pakistaji mereka melihat bagaimana warga mengolah sampah organik khususnya sayuran dan buah-buahan. “Warga disana menggunakan komposter skala rumah tangga maupun komposter aerob dan lubang biopori untuk proses pengomposan. Selain itu, rombongan juga menuju rumah seorang kader penggerak lingkungan yang mengembangbiakan maggot sebagai pakan ternak dan punya nilai ekonomis yang tinggi. (Redaksi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini