-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Pemkab Probolinggo Gelar Workshop Pemantapan Kepatuhan Koperasi

    6/2/21, 18:06 WIB Last Updated 2021-06-02T11:06:37Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Sumberasih, Lensaupdate.com - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan pengawasan bagi koperasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menggelar workshop pemantapan kepatuhan koperasi di RM New Rahayu Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih, Rabu (2/6/2021).

    Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang dari unsur pengurus dan pengawas dan koperasi dari 15 koperasi di Kabupaten Probolinggo. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi dari narasumber yang berasal dari Dekopinda Kabupaten Probolinggo. Yakni, penguatan jatidiri koperasi oleh Ismail Pandji dan kepatuhan koperasi oleh Joko Rohani Sanjaya.

    Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan kegiatan ini bertujuan menguatkan kembali jatidiri koperasi bagi pengurus dan pengawas (refresh) serta mensosialisasikan perubahan dan pembaharuan peraturan perkoperasian. “Serta meningkatkan kepatuhan koperasi peraturan perkoperasian,” katanya.

    Menurut Anung, kunci sukses koperasi adalah pada pemahaman dan penanaman jatidiri koperasi untuk mewujudkan azas kekekuargaan dan gotongroyong pada koperasi. Pembaharuan koperasi menuju koperasi modern harus segera dilakukan oleh koperasi, yang meliputi penyesuaian terhadap regulasi perkoperasian dan digitalisasi.

    “Semua itu dilakukan untuk mewujudkan tata laksana koperasi yang baik (good cooperative governance). Dengan kepatuhan terhadap peraturan-peraturan tentang perkoperasian yang berlaku dan mengikat terhadap tata laksana koperasi. Tata laksana koperasi itu sendiri meliputi aspek organisasi, usaha dan keuangan,” jelasnya.

    Untuk menjadi koperasi yang sehat dan mandiri jelas Anung, koperasi harus sehat organisasi, sehat usaha dan sehat keuangan. Hal ini bisa dilakukan melalui reformasi dan pembaharuan sistem kepranataan manajemen tata kelola koperasi sebagai wujud kepatuhan koperasi.

    “Dengan demikian, sekarang saatnya mengubah paradigma dalam dunia koperasi di Kabupaten Probolinggo. Untuk mewujudkan koperasi menjadi badan usaha yang modern, berkualitas serta berdaya saing dan sesuai jatidirinya,” pungkasnya. (Desi Wulandari/Fastabiqul Khoirot)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini