-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Tingkatkan Mutu dan Kualitas Tembakau Varietas Paiton VO

    5/30/21, 22:19 WIB Last Updated 2021-05-30T15:19:50Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Dringu, Lensaupdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani tembakau dengan meningkatkan produktifitas hasil panen. 

    Untuk mewujudkan hal tersebut salah satunya dilakukan dengan meningkatkan mutu dan kualitas tembakau varietas Paiton VO. Para petani tembakau yang tergabung dalam kelompok petani dikumpulkan sebagai upaya peningkatan mutu dan kualitas tembakau Paiton VO tersebut.

    Kegiatan ini dilaksanakan di 4 (empat) kecamatan potensi tembakau meliputi Kecamatan Paiton, Kotaanyar, Pakuniran dan Besuk. Dimana masing-masing kecamatan diikuti oleh 25 orang anggota kelompok tani.

    “Peningkatan mutu dan kualitas tembakau varietas Paiton VO ini dilakukan dengan langkah-langkah preventif awal maupun saat pelaksanaan penanaman tembakau. Upaya preventiff dilakukan melalui SLPHT (Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu) serta penyediaan benih unggul berupa benih yang berserfitikat,” kata Kepala DKPP Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi melalui Kasi Tanaman Perkebunan Semusim Evi Rosellawati.

    Selama kegiatan, para petani tembakau ini mendapatkan materi dari narasumber yang berasal dari Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) Malang dan UPT Pengawasan dan Sertifikasi Mutu Benih Tanaman Perkebunan Provinsi Jawa Timur.

    Dalam kesempatan tersebut Balittas Malang memberikan materi tentang penerapan budidaya tembakau sesuai Good Agricultural Practices (GAP) mulai dari pengolahan lahan, pemilihan benih, pemupukan yang tepat, pemeliharaan pasca panen dan antisipasi iklim.

    “Misalya saat tanaman tembakau sudah tumbuh, tiba-tiba hujan. Untuk mengantisipasi hal itu dilakukan dengan membuat got dan guludan agar posisi tanah tinggi sehingga air hujan mengalir dengan baik,” jelasnya.

    Selain itu jelas Evi, perlakuan juga dilakukan pada saat pasca panen. Terutama ketika sudah dilakukan perajangan dan proses penjemuran. Terkadang ketika sudah masuk pasca panen berupa perajangan dan penjemuran, hujan bisa saja turun. 

    “Salah satu upaya yang bisa dilakukan dengan membuat tempat penjemuran lebih tinggi dari tanah dan di atasnya disiapkan terpal yang bisa dibuka dan ditutup ketika hujan turun tiba-tiba,” terangnya. 

    Sementara UPT Pengawasan dan Sertifikasi mutu Benih Tanaman Perkebunan Provinsi Jawa Timur memberikan materi berkaitan dengan peredaran benih berupa benih unggul. “Benih yang dipakai harus benih yang sudah berlabel dan sebelumnya harus diuji laboratorium,” tegasnya.

    Menurut Evi, kegiatan ini bertujuan untuk merefresh kembali pengetahuan petani. Sebab memang kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun menjelang masa tanam tembakau. Dengan demikian tanamannya berkualitas dan bermutu serta mampu meningkatkan kualitas bahan baku tembakau.

    “Kegiatan ini juga bisa menjadi sarana untuk memberikan informasi kepada petani bahwa tembakau merupakan produk kompetitif. Oleh karena itu, hasil panennya harus bermutu dan berkualitas. Sebab jika tidak ada peningkatan maka akan kalah bersaing dengan daerah lain. Karena daerah lain yang sudah study banding kesini sudah menerapkan dengan baik,” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini Evi mengharapkan tanaman tembakau varietas Paiton VO bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Karena Paiton VO ini merupakan salah satu kekayaan Kabupaten Probolinggo yang harus tetap eksis dan bertahan. “Paling tidak dengan kegiatan ini ada pembelajaran bagi petani tembakau bagaimana melakukan budidaya tembakau dengan baik untuk meningkatkan mutu dan kualitas tembakau yang dihasilkan,” pungkasnya. (Aulia Puspita/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini