-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Bupati Probolinggo Ikuti Zoom Meeting Peluncuran Literasi Digital

    5/20/21, 15:28 WIB Last Updated 2021-05-20T08:28:04Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Kraksaan, Lensaupdate.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI melakukan peluncuran literasi digital dengan tema Indonesia makin Cakap Digital. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melalui zoom meeting, Kamis (20/05/2021) siang di Hall Basket Senayan Jakarta.

    Kegiatan ini diikuti secara virtual oleh 514 kabupaten/kota di 34 provinsi se-Indonesia. Salah satunya Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono dan Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Yulius Christian di lantai 2 Kantor Bupati Probolinggo.

    Turut mendampingi dalam kegiatan yang digelar setelah upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-113 ini Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto, Inspektur Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo dan Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Santiyono.

    Dalam acara tersebut juga diselenggarakan secara hybrid berupa offline di Istora Senayan dan disiarkan melalui kanal online dan televisi serta live streaming di kanal YouTube Kementerian Kominfo dan Siberkreasi dengan Juru Bicara Kemenkominfo Dedy Permadi. Program dilaksanakan secara terbuka bagi masyarakat luas secara gratis di sepanjang tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya.

    "Selain acara peluncuran Program Literasi Digital Nasional Indonesia Makin Cakap Digital, para peserta program di setiap kabupaten maupun kota akan melanjutkan kegiatannya ke kelas-kelas literasi digital di kota satelit masing-masing yang menghadirkan narasumber lokal sebagai pemateri," ungkap Juru Bicara Kemenkominfo RI Dedy Permadi.

    Dalam kelas-kelas pelatihan, masyarakat dapat mengembangkan literasi dan kecakapan digital dalam berbagai bidang, antara lain fotografi dan videografi, media sosial, publick speaking, tangkas digital dan tular nalar bersama Google, copywriting, digital marketing, privasi digital dan keamanan siber serta materi lainnya dengan menghadirkan narasumber di bidang komunikasi, informatika dan teknologi digital.

    Menteri Kominfo RI Johnny G. Plate secara virtual menyampaikan dalam peluncuran Program Literasi Digital Nasional, Indonesia makin cakap digital. Program ini merupakan tindaklanjut dari Instruksi Presiden RI mengenai percepatan transformasi digital nasional khususnya dalam hal pengembangan sumber daya manusia digital. 

    "Program Literasi Digital merupakan sebuah keharusan di tengah-tengah semakin intensifnya penggunaan internet bagi masyarakat yang saat ini telah mencapai 196,7 juta warga net di Indonesia. Tugas kita adalah memastikan anak-anak bangsa mampu mengoptimalkan kebermanfaatan internet yang ditandai berupa potensi digital ekonomi Indonesia," ujarnya.

    Sementara Presiden Ir. H. Joko Widodo meminta agar terus diwaspadai adanya kejahatan-kejahatan pada ruang digital dan menjadi tantangan bagi kita untuk lebih ditingkatkan bahwa nantinya dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Dengan munculnya internet dapat menambah nilai ekonomi masyarakat. Kewajiban semua untuk meminimalkan konten-konten negatif dan membanjiri ruang digital dengan konten-konten positif dan kreatif.

    "Kita harus meningkatkan kecakapan digital masyarakat agar supaya mampu menciptakan lebih banyak konten-konten positif yang mendidik. Dengan adanya internet nantinya mampu meningkatkan produktivitas masyarakat. Literasi Digital adalah kerja kita bersama, pemerintah harus mendapat dukungan dari komponen-komponen bangsa. Gerakan ini dapat berjalan, lebih membesar dan mendorong berbagai inisiatif di daerah lain, melakukan kerja kerja kongkrit di tengah-tengah masyarakat agar supaya makin cakap memanfaatkan internet untuk kegiatan edukasi dan produktif," katanya. (Reny Kartika/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini