-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Stok Ketersediaan Bahan Pangan dan Sembako di Kota Probolinggo Aman

    4/30/21, 18:53 WIB Last Updated 2021-04-30T11:53:45Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Mayangan, Lensaupdate.com - Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Probolinggo  melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada sejumlah lokasi guna mengetahui ketersediaan bahan untuk keperluan lebaran, Jum'at (30/4/2021).

    Tim sidak yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Kota Probolinggo Setiorini Sayekti ini terdiri dari Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP), Satgas Pangan, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Bulog.

    Selain bertujuan untuk mengecek ketersediaan pangan menjelang lebaran, sidak ini juga untuk memantau kelancaran distribusi sekaligus memantau keterjangkauan harga sebagai upaya stabilisasi harga dan membangun komunikasi yang efektif.

    “Komunikasi efektif ini dalam artian bahwa ketika terjadi kekurangan persediaan, ini dikomunikasikan dengan pihak lain yang bisa mensuplai. Pihak lain ini bisa dari daerah lain atau misal seperti Bulog yang memiliki jaringan atau akses,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Kota Probolinggo Setiorini Sayekti.

    Menurutnya, upaya ini dilakukan dengan memperkuat empat pilar strategi yang mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif (4K) di masa pandemi Covid-19 sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo.

    Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Pasar Baru. Disana, tim memantau harga dan stok ketersediaan daging sapi, telur, cabai rawit, bawang merah, bawang putih dan sejumlah sembako.

    Dari sidak tersebut diketahui harga daging sapi relatif tetap di kisaran Rp 110 ribu per kg dan stok aman. Harga beras dengan kualitas premium, turun di kisaran angka Rp 1000 per kg di tingkat agen distributor, termasuk daging ayam broiler yang turun harga di angka Rp 35 ribu per kg setelah sebelumnya sempat bertahan di angka Rp 40 ribu.

    Sementara itu harga bawang merah, cabai rawit, cabai merah besar dan telur ayam broiler mengalami penurunan. Hal itu berbanding terbalik dengan harga bawang putih yang justru mengalami kenaikan harga, pada dua minggu terakhir menjelang hari raya Idul Fitri.

    Selanjutnya tim bergerak ke gudang Bulog Sub Divre VIII Probolinggo di kawasan Belokan Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Kanigaran. Sejumlah 3.200 ton beras siap memenuhi stok kebutuhan masyarakat di tiga wilayah kewenangan Bulog yakni Kota/Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang hingga setahun ke depan.

    Sidak selanjutnya dilakukan di peternakan ayam di Sumbertaman. Dari pemilik peternakan ayam terbesar di Kota Probolinggo Edi Santoso diperoleh keterangan bahwa harga ayam broiler hidup dijual Rp 22 ribu per ekor. Ketersediaan stok ayam sekira 25 ton ini melimpah dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga lebaran nanti.

    Terakhir adalah gudang beras di Jalan Mastrip. Di lokasi inipun stok beras dinilai sangat cukup untuk mengcover kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.

    “Dari hasil sidak ini Alhamdulillah tidak ada temuan, situasinya juga kondusif. Harga-harga masih relatif stabil, meski demikian tetep harus diperhatikan utamanya pada malam-malam likuran dimana masyarakat biasanya ada tradisi selametan, biasanya harga-harga berfluktuasi," tegas Rini.

    Ketersediaan stok bahan pangan dan sembako yang ada di Kota Probolinggo saat ini yang dirasa masih cukup dan belum ada tanda-tanda akan terjadi kenaikan harga. Satu hal yang cukup melegakan bagi masyarakat karena seperti yang diketahui biasanya terjadi lonjakan harga bahan jelang lebaran. (Redaksi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini