-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Operasi Pekat, Satpol PP Kota Probolinggo Amankan 8 Pemandu Lagu

    4/18/21, 19:45 WIB Last Updated 2021-04-18T12:45:53Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Mayangan, Lensaupdate.com - Dalam rangka untuk menciptakan ketertiban umum khususnya di bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah di wilayah Kota Probolinggo, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di warung remang-remang, Sabtu (17/4/2021) malam mulai pukul 21.00 WIB hingga Minggu (18/4/2021) dini hari pukul 02.00 WIB.

    Berdasarkan data yang berhasil dilansir dari situs resmi Pemkot Probolinggo, operasi pekat tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti laporan warga. Dari informasi tersebut, Satpol PP menyusuri beberapa lokasi yang menjadi target. Hasilnya, 8 orang pemandu lagu berhasil diamankan dalam kegiatan yang diawali dengan apel tersebut.

    “Memang berdasarkan info yang kami terima dari masyarakat ada beberapa warung remang-remang yang dianggap meresahkan. Oleh karena itu kami pun meluncur ke lokasi dan mendapati 8 pemandu lagu di dalam warung,” ujar Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Aman Suryaman.

    Menurutnya, warung remang-remang yang menjadi sasaran adalah sebuah warung di Kecamatan Kademangan. Dimana petugas berhasil mengamankan 3 orang pemandu lagu yang berasal dari Desa Sumurmati, Jrebeng Lor dan Pohsangit. Kemudian dua warung di Triwung Kidul dan diamankan 3 orang pemandu lagu berasal dari Bondowoso, Kecamatan Tegalsiwalan dan Lumajang.

    Tidak berhenti di tiga warung saja, petugas penegak Perda itu lalu bergeser ke warkop di Kareng Lor. Di tempat tersebut petugas mengamankan 2 orang pemandu lagu berasal dari Mayangan dan Jember.

    Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Aman Suryaman menjelaskan pemilik warung dan pemandu lagu langsung dilakukan pendataan, pembinaan dan pengarahan. Mereka juga membuat surat pernyataan, khusus bagi pemilik warung tidak diperbolehkan mengulangi aktivitas karaoke.

    “Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan informasi kepada kami. Tentu saja, kami tidak bisa bekerja sendiri. Informasi dari masyarakat kami perlukan juga untuk menciptakan ketertiban umum di Kota Probolinggo,” katanya.

    Mantan Kepala Dinas Kominfo Kota Probolinggo ini juga mengungkapkan mereka yang kena operasi pekat melakukan pelanggaran. “Pastinya mereka melanggar jam malam, mengganggu ketentraman dan ketertiban serta menyediakan pemandu lagu,” tegasnya.

    Sementara Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin sangat mengapresiasi dan mendukung operasi pekat yang dilaksanakan oleh Satpol PP. “Pelaksanaan razia warung remang-remang di Kota Probolinggo harus diintensifkan. Sebab banyak masyarakat yang menyalahi aturan, buka warung tetapi malah ada fasilitas yang tidak semestinya,” katanya. (Redaksi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini