-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Kabupaten Probolinggo Sudah Terima 60.690 Dosis Vaksin Covid-19

    4/6/21, 07:23 WIB Last Updated 2021-04-06T00:23:40Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Kraksaan, Lensaupdate.com – Mulai tanggal 29 Januari 2021 hingga 4 April 2021, total vaksinasi Covid-19 yang sudah diterima oleh Kabupaten Probolinggo mencapai 60.690 dosis. Semua vaksin tersebut dikirimkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur dan disimpan di Gudang Farmasi Kesehatan Dinkes Kabupaten Probolinggo di Jl. Anggrek Nomor 32 Kelurahan Sukabumi Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo.

    Puluhan ribu vaksin tersebut diterima dalam 7 (tujuh) kali pengiriman untuk 2 (dua) tahap vaksinasi di Kabupaten Probolinggo. Tahap 1 untuk vaksinasi tenaga kesehatan, vaksin yang diterima sebanyak 3.000 dosis untuk pengiriman pertama dan 2.920 dosis untuk pengiriman kedua.

    Sementara tahap 2 untuk vaksinasi bagi pelayan publik, vaksin yang diterima sudah mencapai 5 (lima) kali pengiriman. Pengiriman pertama sebanyak 18.100 dosis, pengiriman kedua sebanyak 18.900 dosis, pengiriman ketiga sebanyak 740 dosis, pengiriman keempat sebanyak 16.700 dosis dan pengiriman kelima sebanyak 330 dosis (Astra Zenica). 

    “Hingga 4 April 2021, total vaksin Covid-19 yang sudah diterima oleh Kabupaten Probolinggo mencapai 60.690 dosis,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Probolinggo Mujoko.

    Menurut Mujoko, jumlah dosis yang sudah terpakai untuk tahap ke satu sejumlah 5.920 dosis dan tahap kedua sejumlah 44.522 dosis, sehingga total vaksin yang terpakai mencapai 5.920+44.522 = 50.442 dosis. Dengan demikian, sisa dosis yang belum terpakai mencapai 60.690-50.442 = 10.248 dosis.

    “Sisa ini akan dipergunakan untuk dosis ke 2 sejumlah 10.036. Data ini akan terus bergerak karena di lapangan dosis ke 1 ada yang belum selesai. Jadi kebutuhan dosis ke 2 akan naik seiring dengan adanya penambahan dosis ke 1,” tegasnya.

    Mujoko menerangkan vaksinasi untuk tahap 2 termin ke 2 dosis ke 1 mencapai 8.799 orang atau 102,8%. Hal ini melampaui target sasaran yang dipatok sebanyak 8.560 orang. Situasi ini disebabkan karena ada beberapa sasaran untuk dosis ke 2 pada termin ke 1 ada yang tidak datang, sehingga vaksin diberikan pada sasaran termin 2 dosis ke 1. 

    “Tetapi dalam pemberiannya kita tetap menyesuaikan bufer yang ada di GFK, sehingga untuk dosis ke 2 yang bersangkutan tetap aman karena cadangan  vaksin sudah kita siapkan,” pungkasnya. (Nabila Putri/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini