-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Diskan Kabupaten Probolinggo dan JP2GI Gelar Lokakarya Strategi Pemasaran Digital Platform

    3/30/21, 18:38 WIB Last Updated 2021-03-30T11:38:08Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Dringu, Lensaupdate.com – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Jejaring Pasca Panen untuk Gizi Indonesia (JP2GI) Kabupaten Probolinggo menggelar lokakarya strategi pemasaran digital flatform di UPT Perikanan Budidaya Air Tawar/Payau Dringu, Senin (29/3/2021).

    Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta dari Poklahsar (Kelompok Pengolah dan Pemasar) dan pedagang ikan yang ada di Kabupaten Probolinggo. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi tentang strategi pemasaran digital serta penanganan ikan-ikan segar dengan sistem rantai dingin.

    Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi melalui Kepala Bidang Bina Usaha Perikanan Saiful Hidayat mengatakan pemasaran dengan cara online maupun konvensional tidaklah ada artinya bila mutu produk yang dihasilkan tidak sesuai dengan mutu yang baik. “Untuk itu menjaga mutu dan mempertahankan nlai susut hasil ikan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari pemasaran itu sendiri,” katanya.

    Menurut Saiful, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan JP2GI sebagai wadah/lembaga yang bergerak dalam pengurangan nilai susut hasil pasca panen untuk meningkatkan ketersediaan dan akses gizi yang berkualitas dan sehat di masyarakat.

    “Selain itu memberikan pemahaman kepada poklahsar dan pedagang ikan dalam mempertahankan kualitas ikan segar sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan mempertahankan kandungan gizi alami pada ikan,” jelasnya.

    Saiful menjelaskan kegiatan ini juga untuk meningkatkan pengetahuan poklahsar dan pedagang ikan mengenai keamanan pangan produk perikanan melalui penerapan penanganan ikan segar dengan teknologi, berdasarkan prinsip-prinsip keamanan pangan, memberikan wawasan, pengetahuan mengenai pemasaran secara digital dengan mudah, murah, efisien, cepat dan tepat kepada pelaku usaha perikanan di Kabupaten Probolinggo.

    “Disamping itu poklahsar dan pedagang ikan memahami kebiasaan sehari-hari secara offline dan online, jenis-jenis permasalahan yang dihadapi sehari-hari maupun pola perilaku penggunaan media sosial,” pungkasnya. (Desi Wulandari/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini