-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Selama Libur Panjang, ASN-Non ASN Pemkot Probolinggo Dilarang Bepergian ke Luar Daerah

    2/11/21, 12:27 WIB Last Updated 2021-02-11T05:27:25Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Kanigaran, Lensaupdate.com - Selama libur panjang tahun baru Imlek 2572 Kongzili, ASN dan Non ASN di lingkungan Pemkot Probolinggo dilarang bepergian ke luar daerah. Apabila memang mendesak harus ke luar daerah, maka harus mendapatkan izin tertulis dari Kepala Perangkat Daerahnya.Semua ini dilakukan sebagai upaya untuk memutus penyebaran Covid-19 di Kota Probolinggo.

    Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran terkait pembatasan kegiatan berpergian ke luar daerah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN selama libur tahun Baru Imlek 2572 Kongzili dalam masa pandemi Covid-19 yang diterbitkan oleh Pemkot Probolinggo.

    Dalam SE yang dikeluarkan pada 10 Februari 2021 lalu dijelaskan, untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang berpotensi meningkat dikarenakan perjalanan orang selama libur Tahun Baru Imlek 2572, maka perlu dilakukan pembatasan kegiatan berpergian ke luar daerah bagi pegawai ASN dan Non ASN. Hal tersebut berpedoman pada SE Menpan RB nomor 4 tahun 2021 tanggal 9 Februari.

    Pembatasan kegiatan berpergian ke luar daerah bagi ASN dan Non ASN itu dimulai sejak tanggal 11 sampai dengan 14 Februari 2021 mendatang. Apabila ASN dan Non ASN dalam keadaan terpaksa perlu untuk melakukan kegiatan ke luar daerah pada periode tersebut, maka yang bersangkutan harus terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis dari Kepala Perangkat Daerah.

    SE ini diterbitkan agar ASN dan Non ASN agar menjadi contoh dan mengajak keluarga serta masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. Apabila ASN dan Non ASN tetap melanggar ketentuan dalam SE tersebut, siap-siap bakal dikenai sanksi disiplin pegawai.

    “Jadi intinya pemerintah pusat memberikan keselamatan warga, keselamatan masyarakat, kesehatan masyarakat itu paling penting. Sehingga harapannya, ASN dan Non ASN memberikan contoh yang baik dilarang untuk melakukan kegiatan berpergian ke luar daerah sesuai SE Menpan RB,” kata Sekretaris Daerah Kota Probolinggo drg Ninik Ira Wibawati seperti dilansir dari situs resmi Pemkot Probolinggo, Kamis (11/2/2021).

    Pegawai ASN dan Non ASN yang terpaksa melakukan berpergian ke luar daerah harus memperhatikan peta zonasi resiko penyebaran Ccovid-19 yang ditetapkan oleh Satgas Penanganan Covid-19. Mengetahui kebijakan pemerintah daerah asal dan tujuan perjalanan mengenai pembatasan keluar dan masuk orang. Memenuhi kriteria persyaratan dan protokol perjalanan yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Satgas Penanganan Covid-19 serta protokol kesehatan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

    "Pembatasan ini sangat berpengaruh pada kasus perkembangan Covid-19 di Kota Probolinggo. Karena kasus Covid-19 di Kota Probolinggo sudah mulai menurun. Jadi dengan adanya pembatasan-pembatasan, pergerakan, pembatasan bepergian sangat membantu,” tegasnya.

    Sekda mengingatkan pada para ASN dan Non ASN untuk menerapkan SE tersebut. Pasalnya, sanksi akan dikenai bagi mereka yang melanggar. “Jadi harapannya benar-benar disiplin. Apabila terdapat pegawai ASN dan Non ASN yang melanggar hal tersebut, maka yang bersangkutan diberikan hukuman disiplin sebagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan PP Nomor 49 Tahun 2018 Tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja serta Peraturan yang lainnya,” pungkasnya. (Redaksi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini