-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Puluhan Petani dan Penyuluh Dilatih Pembuatan Aneka Olahan Cabai

    2/25/21, 21:04 WIB Last Updated 2021-02-25T14:07:05Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Kraksaan, Lensaupdate.com – Komisi IV DPR RI bersama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan Malang pada Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian memberikan bimbingan teknis (bimtek) kapasitas petani dan penyuluh berupa pelatihan pembuatan aneka olahan cabai di aula Bin Hasan Pondok Pesantren HATI Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan, Kamis (25/2/2021).

    Kegiatan yang digelar sebagai rangkaian reses masa persidangan 3 tahun 2021 Komisi IV DPR RI bersama Kementan RI ini diikuti oleh 60 orang petani dan penyuluh di Kabupaten Probolinggo. Produk aneka olahan cabai yang dibuat meliputi boncabe dan minyak cabai. 

    Pelatihan pembuatan aneka olahan cabai ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si yang ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan peserta.

    Pembukaan ini dihadiri oleh Koordinator Bidang Program dan Evaluasi BBPP Ketindan Astutiningsih, Kepala Bidang Pelaksanaan Penyuluhan dan Bina Usaha Tani Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi, Camat Kraksaan Ponirin dan Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto.

    Koordinator Bidang Program dan Evaluasi BBPP Ketindan Astutiningsih mengungkapkan potensi cabe ini memang betul-betul sangat dirasakan oleh masyarakat. Pada saat petani menanam cabe berlimpah, namun mau dikemanakan mereka bingung. Oleh karena itulah, BBPP Ketindan tergugah untuk diversifikasi produk khususnya cabe. 

    “Kami akan mencoba untuk melaksanakan bimtek ini dengan tujuan agar kompetensi daripada petani itu tidak hanya untuk menanam, kemudian panen dan menjual hasil yang berlimpah tidak bisa memanfaatkannya,” ungkapnya.

    Sementara Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si mengatakan cabai merupakan bagian dari tanaman yang dipilih oleh rakyat di salah satu kecamatan tepatnya Kecamatan Wonomerto. Saat ini petani masih menjual yang tidak diolah, hasil panen dijual langsung kepada para tengkulak dan pasar. 

    “Sengaja oleh BPPP Ketindan ini dijadikan sebuah tema bimtek olahan cabai. Bagaimana nanti hasil panen rakyat cabai ini mampu diolah dan hasilnya tidak tentu tidak akan sama dengan hasil petik langsung tanpa diolah. Harapan yang saya inginkan selaku Pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI, sukses bimtek saat ini tentunya tahun yang akan datang akan dilakukan dan lebih banyak pesertanya yang mengikuti,” katanya. (Nabila Putri/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini