-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu

    2/28/21, 11:00 WIB Last Updated 2021-02-28T04:00:08Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Kraksaan, Lensaupdate.com - Dua orang pengedar sabu berhasil ditangkap oleh jajaran Polres Probolinggo, Jum'at (26/1/2021). Keduanya ditangkap di dua tempat yang berbeda.

    Keduanya adalah Dony Wahyu Nurcahyo, (28), warga Desa Jabung Sisir Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo dan Misdari, (26), warga Desa Alastengah Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo.

    Hal tersebut dibenarkan oleh Paur Humas Polres Probolinggo Bripka Mukhtar Yuliaharto. "Keduanya ditangkap di tempat dan jam yang berbeda,” katanya, Sabtu (27/2/2021).

    Dony ditangkap saat melakukan transaksi di jalan umum, depan tempat kos Soponyono, masuk Kelurahan Sidomukti Kacamatan Kraksaan sekitar pukul 11.30 WIB. Sedangkan Misdari ditangkap di dalam rumahnya sekitar pukul 13.30 WIB.

    Menurut Mukhtar, penangkapan keduanya bermula saat Unit Opsnal SatNarkoba Polres Probolinggo mendapatkan informasi bahwa di Kecamatan Kraksaan sering dilakukan transaksi narkotika jenis sabu.

    Dari informasi yang diterima tersebut, pihak kepolisan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Dony Wahyu Nurcahyono tersangka pertama. Kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa satu paket plastik kecil yang diduga berisi berisi sabu.

    Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan sebuah ponsel yang digunakan untuk berkomunikasi dengan pemesan. Selembar tisu yang digunakan sebagai pembungkus sabu juga diamankan sebagai barang bukti.

    "Dony merupakan penjual yang akan mengantarkan sabu. Saat dilakukan interogasi, Dony mengaku mendapatkan sabu tersebut dari Misdari," jelas Mukhtar.

    Atas informasi itu, pihak kepolisian langsung bergerak menuju rumah Misdari dan berhasil mengamankan sebuah ponsel merk Iphone 6 yang diduga sebagai media komunikasi transaksi jual beli sabu. “Selanjutnya kami amankan ke Mapolres Probolinggo,” tuturnya.

    Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat 1 Subsider Pasal 112 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun pidana penjara dan denda paling banyak 10 milyar. (Redaksi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini