-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Petani Milenial HKTI Dilatih Pembuatan Aneka Olahan Bawang Merah

    2/24/21, 18:57 WIB Last Updated 2021-02-24T11:57:00Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Kraksaan, Lensaupdate.com - Sebagai rangkaian reses masa persidangan 3 tahun 2021, Komisi IV DPR RI bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan pada Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian memberikan bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas petani dan penyuluh berupa pelatihan pembuatan aneka olahan bawang merah, Rabu (24/2/2021).

    Kegiatan yang dipusatkan di Aula Bin Hasan Pondok Pesantren HATI di Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo ini diikuti oleh 60 orang peserta dari Petani Milenial HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) Kabupaten Probolinggo.

    Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan peserta. Tidak hanya itu, 10 orang peserta yang beruntung dibawah kursinya ada kertas juga mendapatkan hadiah khusus mulai dari kain, sarung dan sepatu.

    Pembukaan ini dihadiri oleh Koordinator Bidang Program dan Evaluasi Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan Malang Astuti Ningsih, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Sugito dan Supoyo serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo.

    Koordinator Bidang Program dan Evaluasi Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan Malang Astuti Ningsih mengungkapkan pengolahan aneka bawang merah ini dilakukan karena selama ini kadang produktivitasnya tinggi dan hasilnya banyak, tapi sulit mau dijadikan produk apa, sehingga pihaknya melakukan bimtek peningkatan kapasitas petani dan penyuluh dengan tema pengolahan aneka bawang merah.

    “Pengolahan aneka bawang merah ini seperti diversifikasi untuk membuat lebih banyak lagi produk dari bawang merah menjadi beberapa olahan,  misalkan menjadi boncabe. Kita tidak memerlukan bawang merah yang berkualitas, dalam hal ini kita pilih yang kecil-kecil yang sudah dibuang yang sudah tidak dilirik lagi namun kita bisa memanfaatkannya menjadi olahan bawang merah,” ungkapnya.

    Sementara Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si mengatakan bimtek peningkatan kapasitas SDM petani dan penyuluh kali ini difokuskan kepada pelatihan pengolahan aneka bawang merah. 

    “Bahan yang dipilih adalah bawang merah yang sudah disortir dan yang dianggap sudah tidak layak dipakai ternyata bisa dimanfaatkan. Program kegiatan ini akan berhasil manakala dari olahan tersebut menjadi produk produksi yang bisa diperjualbelikan,” katanya.

    Menurut Hasan, selama ini jasmas yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Probolinggo adalah jasmas yang membuat jenuh rakyat dan konstituennya. Tidak akan bangga konstituen tatkala jasmasnya diberikan berupa infrastruktur. 

    “Setelah mengikuti kegiatan ini, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Sugito dan Supoyo yang saya ajak berjanji untuk merubah kegiatan-kegiatan jasmas DPRD dengan melakukan pola yang sama di desa-desa, sehingga diharapkan bimtek ini semoga bisa dicontoh bukan hanya anggota DPRD saja, namun oleh pengusaha-pengusaha yang akan mengkanalkan zakat, infaq dan sedekahnya berupa ilmu,” pungkasnya. (Nabila Putri/Zidni Ilman)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini