-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Pemkab Probolinggo Gelar Rakor Kesiapan Pelaksanaan PPKM Berbasis Mikro

    2/11/21, 19:38 WIB Last Updated 2021-02-11T12:38:15Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Mayangan, Lensaupdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) kesiapan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Pendopo Prasadja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Kamis (11/2/2021).

    Selain itu, rakor yang dipimpin oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko ini juga membahasa penguatan Posko Satgas Covid-19.

    Rakor ini dihadiri oleh Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan, Kapolres Kota Probolinggo AKBP Raden Muhammad Jauhari, Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Imam Wibowo, Ketua Tim TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Akhmad Sruji Bahtiar, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono serta Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo ini diikuti secara virtual oleh Camat dan Forkopimka serta Kepala Desa/Lurah se-Kabupaten Probolinggo.

    Penerapan PPKM Berbasis Mikro merupakan tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Nomor 03/2021 serta hasil rakor daring antara Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa bersama dengan Kepala Daerah di Jawa Timur.

    Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengungkapkan pada dasarnya PPKM memiliki pengertian yang hampir sama dengan PSBB dengan ketentuan beberapa point dan kriteria yang kemudian dimodifikasi. Tetapi pada prinsipnya, PPKM Berbasis Mikro ini merupakan turunan dari PSBB.

    “Bedanya adalah lokalisir pada level-level kelompok masyarakat yang paling kecil yaitu level RT dan RW. Oleh karena itu, mari bersama-sama dengan Satgas Desa membentuk posko menguatkan fungsi Satgas dimodifikasi dengan kearifan lokal, bagaimana melokalisir kasus Covid-19 di masing-masing Desa, RT dan RW di lingkungan Kabupaten Probolinggo,” katanya.

    Menurut Bupati Tantri, garis besar dan fungsi terbentuknya Satgas dan diperkuat dengan adanya posko desa adalah pelibatan seluruh unsur masyarakat. “Oleh karenanya, kita telah belajar dalam kurun waktu 1 tahun ini bahwa pandemi ini harus ditangani secara komprehensif dan gotong royong. Semua harus sama-sama bergerak,” tegasnya. (Aulia Puspita/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini