-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Pemkab Probolinggo Gelar Bimtek Penyusunan RKPD Tahun 2022

    2/10/21, 21:29 WIB Last Updated 2021-02-10T16:17:16Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Kraksaan, Lensaupdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar bimbingan teknis (bimtek) penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) tahun 2022 melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (10/2/2021).

    Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Santiyono diikuti oleh Kassubag Perencanaan dan Operator SIPD di lingkungan Pemkab secara daring/virtual, Sekretaris/kabid/kasubag/kasubid/tim SIPD Bappeda Pemkab Probolinggo secara tatap muka, Operator Pendamping Desa dan Kasi Pembangunan Kecamatan Kabupaten Probolinggo secara tatap muka serta Operator Fraksi Sekretariat DPRD secara daring/virtual.

    Selama kegiatan mereka mendapatkan materi Kebijakan Sistem Informasi Pembangunan Daerah dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dari Ditjen Bina Bangda Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia serta Teknis Perencanaan RKPD 2022 dari Tim Teknis Pusdatin Kemendagri RI secara daring atau online.

    Kepala Bidang Program dan Litbang Bappeda Kabupaten Probolinggo Amik Mutammimah mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang lebih dinamis, tangkas, dan profesional dalam upaya peningkatan efektifitas dan efisiensi untuk mendukung kinerja pelayanan pemerintah kepada publik, hal ini akan diikuti dengan upaya peningkatan kompetensi pegawai Aparatur Sipil Negara agar lebih berkualitas. “Serta, menyamakan persepsi dalam pengimplementasian perubahan regulasi dan sistem informasi,” ungkapnya.

    Melalui kegiatan ini Amik mengharapkan dapat mengetahui apakah rencana kerja/rencana strategis masing-masing OPD sudah sesuai dengan urusan/kewenangan sebagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan pelaksanaan penyusunan RKPD tahun 2022 sesuai dengan regulasi dan sistem yang telah ditentukan pemerintahan pusat.

    “Dengan penyusunan RKPD yang merupakan bagian dari proses penyusunan APBD yang sudah sesuai ketentuan yaitu dengan menggunakan SIPD harapannya Pemerintah Kabupaten Probolinggo tidak akan terkena punishment berupa penundaan penyaluran dana DAU dari pemerintahan pusat. Sekaligus adanya sinergitas dari tiga informasi pemerintah daerah yaitu informasi pembangunan daerah, informasi keuangan daerah dan informasi pemerintah daerah lainnya,” harapnya.

    Sementara Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Santiyono mengatakan seiring dengan berjalannya waktu, tuntutan perkembangan pembangunan mendorong kita untuk semakin banyak memanfaatkan Teknologi Informasi. Salah satunya dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.

    “Sistem Informasi Pemerintah Daerah atau SIPD merupakan sebuah sistem atau alat yang diharapkan dapat membantu dan mempermudah kita menyusun perencanaan dan penganggaran yang lebih tepat, transparan dan akuntabel,” katanya.

    Menurut Santiyono, dengan SIPD ini akan banyak dibantu dan dimudahkan baik pada tahap memberikan usulan, pada saat menyeleksi usulan, hingga nanti bermuara pada tahap penyusunan APBD dan penatausahaan keuangan.

    “Namun demikian, kita sadari bersama bahwa bagi kita di Kabupaten Probolinggo, aplikasi ini masih baru sehingga kita harus bekerja sama, bekerja bersama dan bersinergi untuk cepat belajar dan mengimplementasikannya,” jelasnya.

    Santiyono meminta agar Tim Teknis dari Pusdatin Kemendagri untuk dapat mentransfer pengetahuannya tentang SIPD, memfasilitasi serta memotivasi. Kepada para peserta, semoga dengan adanya bintek ini nantinya dapat menyamakan persepsi dalam pengimplementasian perubahan regulasi dan sistem informasi sehingga dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya yang berimpact pada tercapainya visi misi pembangunan Kabupaten Probolinggo.

    “Kepada seluruh peserta bimtek, saya ingin mendorong kita semua agar menggunakan kesempatan ini untuk berdiskusi dan belajar dari satu kepada yang lainnya serta mewujudkan perencanaan dan penganggaran yang transparan dan akuntabel,” tegasnya.

    Melalui bimtek ini Santiyono mengharapkan nantinya dapat meningkatkan kapasitas sebagai ASN sehingga menciptakan birokrasi yang lebih dinamis, tangkas dan professional dalam upaya meningkatkan kinerja pelayanan pemerintah kepada publik.

    “Kami juga berharap agar kita dapat terus meningkatkan komunikasi yang intensif, tetap dan selalu berkoordinasi, bersinergi dan bekerja sama terutama dengan kami di Bappeda selaku Perangkat Daerah yang mengkoordinasikan perencanaan pembangunan di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (Nabila Putri/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini