-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Hujan Deras, Rumah Warga Tiga Desa di Kecamatan Dringu Terendam Banjir

    2/28/21, 11:22 WIB Last Updated 2021-02-28T04:22:01Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Dringu, Lensaupdate.com - Hujan yang mengguyur wilayah Probolinggo selama hampir lima jam membuat ribuan rumah warga di tiga desa di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo terendam banjir. Tiga desa itu ialah Desa Dringu, Desa Kedungdalem dan Desa Tegalrejo.

    Dari pantauan redaksi di lapangan, air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 21.48 WIB. Sehingga, warga harus berusaha menyelamatkan barang-barang berharga.

    Bahkan, warga yang sempat mendapat informasi kalau di hulu sungai Kedunggaleng mulai ada luapan air hujan sudah mulai menitipkan kendaraan roda empatnya ke desa sebelah.

    Di Desa Kedungdalem sendiri, ketinggian air mencapai 40 centimeter. Sedangkan di Desa Dringu ketinggian air mencapai 150 centimeter atau dada orang dewasa.

    Selain itu, banyak pagar rumah warga yang rusak dan roboh akibat derasnya air sungai Kedunggaleng. Bahkan tanggul penghalang air di Desa Dringu jebol, sehingga air meluber kerumah warga.

    Jalan Raya Dringu yang awalnya menjadi jalan umum, berubah menjadi aliran sungai darurat akibat derasnya banjir.

    "Airnya masuk ke rumah-rumah sesudah hujan itu mas. Banyak warga yang sudah mempersiapkan untuk menahan tangkis air dengan memasang kayu. Tapi masih jebol," jelas Budiono kepada sejumlah awak media, Minggu (28/2/2021), dini hari.

    Budiono menjelaskan, kalau banjir yang menggenangi rumah warga pada tahun ini cukup parah. Sebab, peristiwa banjir parah ini sempat terjadi pada tahun 2010 lalu.

    "Ini parah yang sekarang seperti tahun 2010 lalu. Kalau banjir-banjir sebelumnya tidak begitu parah. Tapi kali ini cukup parah, karena ketinggian air mencapai 150 Centimeter," tegas dia.

    Namun sekitar pukul 00.30 WIB pada Minggu dini hari air mulai surut. Sehingga, warga berusaha membersihkan lumpur yang menggenangi rumahnya. "Sekitar dua jam, air sudah mulai surut. Sehingga warga, membersihkan lumpur yang ada di dalam rumah," katanya. (Redaksi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini