-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Datangi Mapolres Probolinggo, Warga Banyuanyar Lor Laporkan Anaknya Hilang

    2/15/21, 19:50 WIB Last Updated 2021-02-15T12:50:49Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Pajarakan, Lensaupdate.com - Seorang gadis berusia 16 tahun berinisial SR diduga dibawa lari oleh mantan tunangannya. Oleh karena itu, JH (50), ibu kandung gadis asal Desa Banyuanyar Lor Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo tersebut melaporkan anaknya yang hilang dua hari lalu ke Mapolres Probolinggo, Senin (15/2/2021).

    Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, JH datang ke Mapolres Probolinggo dengan ditemani Perangkat Desa Banyuanyar Lor sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Probolinggo untuk melaporkan kejadian tersebut.

    Dalam laporannya JH menjelaskan bahwa SR meninggalkan rumah pada Jumat (12/2/2021) sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu ia sedang ngobrol dengan anak keduanya itu.

    Tetapi setelah memasuki adzan Maghrib, obrolan diakhiri untuk melaksanakan salat. Selepas salat Maghrib, JH sudah tak melihat lagi keberadaan anaknya. Sempat dicari ke rumah tetangga ataupun saudara terdekat, namun tidak ada yang mengetahui. Bahkan dicari ke rumah orang yang dicurigai yaitu mantan tunangannya juga tidak ada.

    JH menyampaikan, ia juga sudah menghubungi HP SR namun sudah tidak aktif. Sementara mantan tunangannya juga tidak ada. "Hanya pembantunya bilang, kalau orangnya (mantan tunangan SR) keluar," jelasnya kepada sejumlah awak media.

    Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu SR bertunangan dengan pria dengan inisial AAM. Namun pertunangan itu putus, setelah AAM dilaporkan ke Polres Probolinggo oleh orang tua SR karena diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap SR, pada 01 Februari 2021 lalu.

    Kasus dugaan pencabulan itu terjadi pada Oktober 2020 lalu di rumah kakak ipar AAM, di Desa Karanganyar Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo.

    Laporan kehilangan anak tersebut dibenarkan oleh Bripka Mukhtar, Paur Humas Polres Probolinggo. Ia mengatakan, Polres sudah menerima laporan tersebut dan akan segera ditindaklanjuti. "Saat ini masih dalam penyelidikan. Nanti akan kami sampaikan hasilnya," jelas Mukhtar. (Redaksi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini