-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Bupati Probolinggo Lepas Jenazah Dokter Syaiful Bahri

    2/10/21, 21:24 WIB Last Updated 2021-02-10T14:24:28Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Mayangan, Lensaupdate.com - Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono dan sejumlah pejabat melepas jenazah Kepala Puskesmas Gending dr. Syaiful Bahri ke peristirahatan terakhir, Rabu (10/2/2021) sore di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo. 

    Sebelum prosesi pelepasan dimulai, para tenaga medis di Kabupaten Probolinggo menyambut kedatangan jenazah dr. Syaiful Bahri yang diantarkan dengan mobil Jenazah dari RS Lavalette Malang. Mantan Kepala Puskesmas Pajarakan tersebut meninggal dunia pada pukul 09.45 WIB karena positif terkonfirmasi Covid-19.

    Seperti diketahui, dr Syaiful Bahri merupakan seorang pejuang kesehatan yang diberikan amanah sebagai Kepala Puskesmas Gending untuk mengikhtiarkan kesehatan dan diamanahi sebagai Koordinator PIC Rumah Isolasi Covid-19 Sari Indah atau Rumah Sehat Satgas Penanganan Covid-19 yang berada di Desa Pajurangan Kecamatan Gending sejak 5 (lima) bulan terakhir. 

    Pria berusia 54 tahun ini meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Lavalette, Malang. Sebelum dirujuk ke RS Lavalette, sempat dirawat di RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo. Dokter Syaiful Bahri belum sempat menerima vaksin. Sebab yang bersangkutan terpapar Covid-19 terlebih dahulu sebelum vaksin Sinovac datang di Kabupaten Probolinggo. 

    Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengaku sangat kehilangan seorang tenaga kesehatan yang memiliki semangat, memiliki komitmen dan berintegritas terhadap kesehatan dalam melaksanakan program visi misi Bupati Probolinggo dalam hal penanganan Covid-19. 

    “Semangat dan ikhtiar dr. Syaiful Bahri patutlah kita tiru dalam mengawal seluruh program kegiatan, khususnya penanganan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. Semoga amal ibadah selama hidupnya diterima oleh Allah SWT dan diampuni segala dosa-dosanya. Untuk keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan dan kekuatan dalam hidupnya,” harapnya. (Aulia Puspita/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini