-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    9.000 Petugas Pelayanan Publik Mulai Divaksin Covid-19

    2/25/21, 19:35 WIB Last Updated 2021-02-25T12:52:41Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Kraksaan, Lensaupdate.com – Sebanyak 9.000 orang petugas pelayanan publik di Kabupaten Probolinggo mulai dilakukan vaksinasi Covid-19 serentak untuk tahap 2 dosis 1. Kegiatan ini diawali dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Kamis (25/2/2021).

    Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi petugas pelayanan publik ini dipusatkan di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo. Mereka disuntik vaksin oleh petugas vaksinator yang sudah mendapatkan pelatihan dari Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Semarang.

    Sejak pukul 07.00 WIB, para ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo sudah mulai melakukan registrasi di meja 1. Kemudian dilanjutkan dengan skrining di meja 2. Apabila lanjut, maka dilakukan proses suntik vaksin di meja 3. Usai divaksin, mereka masih harus menunggu selama 30 menit untuk mengetahui Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Terakhir mereka menuju ke meja 4 untuk mendapatkan surat keterangan sudah divaksin.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo turut serta dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap 2 dosis 1 di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo.

    Tiba di lokasi vaksinasi Covid-19 sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung melakukan registrasi di meja 1 serta skrining di meja 2. Dari hasil skrining, Sekda Soeparwiyono lolos dan langsung disuntik vaksin di meja 3. 

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono mengaku bersyukur karena pada saat pelaksanaan suntik vaksin Covid-19 tidak merasakan sakit sama sekali. Masih lebih sakit pada saat pemberian vaksin Miningitis waktu mau berangkat haji ke tanah suci.

    “Alhamdulillah, efek setelah disuntik vaksin beberapa detik saya tidak merasakan reaksi dan keluhan apa-apa. Informasi dari teman-teman yang sudah divaksin itu tidak ada keluhan apa-apa. Biasanya efeknya itu kata teman-teman setelah divaksin itu kadang lapar dan mengantuk. Kalau itu tidak ada masalah, kalau lapar enak tinggal makan dan kalau mengantuk tinggal dibawa tidur,” katanya.

    Sekda Soeparwiyono menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Probolinggo vaksin ini merupakan salah satu bentuk upaya bersama untuk mencegah supaya tidak terkonfirmasi positif Covid-19. “Saya berharap kalau memang sudah waktunya untuk divaksin, maka ikut saja vaksin. Semua masyarakat Kabupaten Probolinggo harapannya bisa divaksin. Yang jelas vaksin ini aman dan halal,” tegasnya.

    Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo selaku Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono mengungkapkan vaksinasi Covid-19 tahap 2 dosis 1 diperuntukkan bagi petugas pelayanan publik mulai dari TNI/Polri, Satpol PP, ASN, tokoh masyarakat termasuk juga wartawan, pedagang dan sebagainya.

    “Untuk pelaksanaan vaksin Covid-19 tahap 2 dosis 1 ini diawali dari ASN di Kantor Bupati Probolinggo dan MPP Kabupaten Probolinggo. Kemarin diberikan kepada tenaga kesehatan yang masih tersisa. Untuk ASN ini kita targetkan selesai 2 hari. Apabila belum selesai maka akan kita perpanjang,” ungkapnya.

    Menurut Shodiq, untuk tahap 2 termin 1 ini Kabupaten Probolinggo mendapatkan vaksin sebanyak 18.000 dosis. Artinya hanya untuk 9.000 orang sasaran. Padahal petugas pelayanan publik yang terdata di Kabupaten Probolinggo sebanyak 20.000 orang sasaran.

    “Vaksinator untuk vaksin Covid-19 ini kita ambilkan dari tim-tim yang ada di puskesmas-puskesmas. Untuk vaksinator, setiap puskesmas dan 6 rumah sakit sudah mempunyai tim. Kalau yang dilatih, vaksinator masing-masing puskesmas sebanyak 10 orang. Kemudian kita mengembangkan OJT (On the Job Training), jadi kita kembangkan timnya di puskesmas masing-masing,” jelasnya.

    Shodiq berharap kepada masyarakat agar secepatnya kalau memang ada kesempatan karena waktunya memang terbatas. Sebab pihaknya tidak akan menunggu, sehingga bagi yang mau divaksin akan segera dilakukan vaksin. Oleh karena itu, kalau memang sudah gilirannya segera saja untuk divaksin. 

    “Vaksin ini merupakan salah satu upaya, jadi protokol kesehatan harus tetap diterapkan dengan baik. Karena adanya vaksin ini bukan berarti kemudian Corona takut kemudian tidak akan tertular. Jadi ini masih masing-masing individu. Kita berharap nanti dengan jumlah semakin banyaknya masyarakat yang sudah kebal, maka baru akan terbentuk herd imunity,” harapnya. 

    Berdasarkan data yang dihimpun dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, untuk hari pertama vaksinasi Covid-19 tahap 2 dosis 1 bagi petugas pelayanan publik, ASN yang sudah divaksin di Kantor Bupati Probolinggo sebanyak 415 orang dan MPP Kabupaten Probolinggo sebanyak 155 orang. (Nabila Putri/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini