-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    2.960 Tenaga Kesehatan Mulai Divaksin Covid-19 Dosis 2

    2/14/21, 18:57 WIB Last Updated 2021-02-14T11:57:44Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Kraksaan, Lensaupdate.com – Sebanyak 2.960 orang tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Probolinggo mulai dilakukan vaksinasi Covid-19 tahap 1 dosis 2 secara serentak tdi 34 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) meliputi 33 puskesmas dan 1 RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Sabtu (13/2/2021) pagi.

    Ribuan nakes yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 tahap 1 dosis 1 dilakukan penyuntikan vaksin jenis Sinovac oleh vaksinator yang sudah mendapatkan pelatihan dari Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Semarang.

    Sama halnya seperti pelaksanaan dosis 1, saat tiba di fasyankes, nakes yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 langsung menuju meja 1 untuk melakukan registrasi ulang. Kemudian menuju meja 2 unuk skrining menentukan lanjut atau tunda atau tidak diberikan vaksinasi. Apabila lanjut, maka sasaran menuju ke meja 3 untuk pemberian vaksinasi Covid-19. Terakhir ke meja 4 untuk pencatatan dan pemantauan KIPI. 
     
    “Untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap 1 dosis 2 diikuti oleh 2.960 orang. Mereka ini adalah tenaga kesehatan yang sudah divaksin dosis 1,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

    Pada hari pertama pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis 2, Sabtu (13/2/2021) hingga pukul 17.00 WIB, setelah dilakukan skrining di meja 2 terdapat 829 orang tenaga kesehatan yang sudah divaksin atau 28,0% dari total sasaran sebanyak 2.960 orang. Dari hasil skrining di meja 2, sebanyak 31 orang atau 1,0% ditunda dan tidak dapat diberikan vaksinasi Covid-19 sebanyak 2 orang atau 0,1%.

    “Kebanyakan mereka ditunda karena ada beberapa penyakit ringan mulai dari flu, batuk dan lain sebagainya. Tetapi nanti kalau keluhannya sudah sembuh, maka vaksin dosis 2 akan diberikan. Kalau yang tidak diberikan pada dosis 2 ini terbanyak disebabkan karena kontraindikasi dari dosis 1,” jelasnya.

    Pada vaksinasi dosis 1, prosentase vaksinasi sebanyak 2.944 orang atau 99,5% dari total sasaran 2.960 orang, ditunda 64 orang atau 2,2% dan tidak dapat diberikan 370 orang atau 12,5%. “Prosentase total dosis 1 dan dosis 2 mencapai 53,7%,” terangnya.

    Dewi menerangkan, dari 34 fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat melayani vaksinasi Covid-19, capaian tertinggi vaksinasi berada di Puskesmas Tegalsiwalan. Jumlah total sasaran tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Tegalsiwalan sebanyak 46 orang. Sementara yang sudah divaksin mencapai 40 orang atau 87,0% dan ditunda 6 orang atau 13,0%. 

    “Pada dosis 1, sebanyak 46 orang divaksin atau 100%, ditunda 2 orang atau 4,3% dan tidak dapat diberikan vaksinasi 1 orang atau 2,2% sehingga prosentase total dosis 1 dan dosis 2 sebesar 93,5%,” ungkapnya.

    Sementara pada hari pertama vaksinasi dosis 2 ini tegas Dewi, terdapat 8 fasyankes yang masih belum memulai vaksinasi. Yakni, Puskesmas Banyuanyar, Klenang Kidul, Condong, Jabungsisir, Krejengan, Paiton dan Kraksaan. “Yang pasti vaksinasi dosis 2 dimulai pada Sabtu, 13 Februari 2021,” tegasnya.

    Lebih lanjut Dewi menambahkan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo akan terus mengawal pelaksanaan dan capaian vaksinasi Covid-19 ini agar semua tenaga kesehatan di Kabupaten Probolinggo mendapatkan vaksinasi Covid-19.

    “Kita harus memahami bahwa setelah vaksinasi dosis pertama, antibodi yang terbentuk setelah 14 hari paska penyuntikan dan antibodi akan terbentuk optimal (lebih dari 95%) setelah 14 hari dari penyuntikan vaksin dosis kedua (lebih dari 28 hari untuk lansia dan antibodi yang terbentuk berbeda-beda untuk masing-masing orang tergantung sistem imun yang terbentuk oleh tubuhnya)," tambahnya.

    "Disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M dan vaksinasi adalah kunci utama pencegahan. Jangan lantas merasa kebal setelah divaksinasi, jangan lengah ya karena Covid-19 masih ada di sekitar kita,” pungkasnya. (Nabila Putri/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini