-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Warga Desa Ranuagung Positif Terinfeksi Virus Corona

    7/12/20, 18:48 WIB Last Updated 2020-07-12T11:48:55Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Tongas, Lensaupdate.com - Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo hingga Minggu (12/7/2020) malam merilis terdapat tambahan 1 (satu) orang yang positif terkonfirmasi Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo.

    Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto menyampaikan dengan adanya tambahan 1 orang tersebut maka secara kumulatif total orang positif COVID-19 Kabupaten Probolinggo sebanyak 169 orang dengan keterangan 37 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 126 orang sembuh dan 6 orang meninggal dunia.

    “Tambahan 1 (satu) orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini merupakan Klaster Pelangi karena sumber penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas dari mana. Yakni, perempuan berusia 27 tahun dari Desa Ranuagung Kecamatan Tiris,” katanya.

    Menurut Anang, awalnya yang bersangkutan ini berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) yang akan melakukan proses persalinan ke rumah sakit swasta. Kemudian yang bersangkutan diperiksa rapid test dan hasilnya reaktif.

    “Selanjutnya dirujuk ke RSUD Tongas dan dilakukan pemeriksaan swab. Hasilnya keluar positif dari BBTKL Surabaya sehingga yang bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Saat ini yang bersangkutan sedang dirawat di RSUD Tongas untuk diobati keluhannya sambil menunggu pemeriksaan swab selanjutnya,” terangnya.

    Anang menerangkan untuk trackingnya dari yang bersangkutan sebenarnya sudah dilakukan sejak dinyatakan reaktif rapid test. Tetapi mulai besok masih akan diperdalam lagi untuk mengetahui kontak-kontak eratnya.

    “Yang pasti orang-orang yang pernah kontak erat dan dekat mulai dari keluarganya akan dilakukan pemeriksaan rapid serta pemeriksaan swab untuk mengetahui lebih jauh resiko penularannya,” pungkasnya. (Reny Kartika/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini