-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Warga Desa Pegalangan Kidul Positif Virus Corona

    7/10/20, 19:15 WIB Last Updated 2020-07-10T12:15:20Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Gending, Lensaupdate.com – Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo merilis hingga Jum’at (10/7/2020) malam, orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) kembali bertambah.

    “Saat ini orang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 166 orang atau bertambah 1 orang dari sebelumnya sebanyak 165 orang dengan keterangan 35 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 125 orang sembuh dan 6 orang meninggal dunia,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

    Anang menjelaskan tambahan 1 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini masuk dalam Klaster Pelangi karena sumber penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas dari mana. “Yakni, perempuan berusia 31 tahun dari Desa Pegalangan Kidul Kecamatan Maron,” jelasnya.

    Menurut Anang, yang bersangkutan merupakan pekerja pada suatu perusahaan. Pada saat ada pemeriksaan rapid test, ternyata reaktif. Setelah dilakukan pemeriksaan swab di TCM (Tes Cepat Molekuler) di RSUD Waluyo Jati Kraksaan hasilnya positif, sehingga yang bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19.

    “Alhamdulillah untuk kondisinya sehat wal afiat. Karena dia masuk dalam kategori OTG (Orang Tanpa Gejala). Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani isolasi di rumah pengawasan Kabupaten Probolinggo dengan pengawasan ketat dari petugas medis Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

    Anang menambahkan untuk trackingnya dari yang bersangkutan sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu oleh Tim Tracking Kabupaten Probolinggo. Pada saat dinyatakan reaktif rapid test, maka trackingnya sudah dilakukan. Tetapi nanti masih akan diperdalam lagi untuk mengetahui kontak-kontak eratnya.

    “Namun yang pasti apapun nanti hasil dari tracking yang sudah dilakukan, orang-orang yang pernah kontak dan dekat akan dilakukan pemeriksaan rapid serta pemeriksaan swab untuk mengetahui lebih jauh resiko penularannya,” pungkasnya. (Reny Kartika/Fastabiqul Khoirot)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini