-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Swab Positif, Warga Desa Banjarsawah Positif Virus Corona

    7/16/20, 18:30 WIB Last Updated 2020-07-16T11:30:33Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Gending, Lensaupdate.com – Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo hingga Kamis (16/7/2020) malam merilis jumlah kasus akumulasi orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 172 orang dengan keterangan 39 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 127 orang sembuh dan 6 orang meninggal dunia.

    “Hari ini ada tambahan 1 orang yang positif COVID-19. Sehingga totalnya sekarang sebanyak 172 orang,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

    Menurut Anang, tambahan 1 (dua) orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini masuk ke dalam laster Pelangi karena sumber penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas dari mana. “Yakni, perempuan berusia 51 tahun dari Desa Banjarsawah Kecamatan Tegalsiwalan,” jelasnya.

    Anang menegaskan yang bersangkutan adalah seorang ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Mungkin dari kegiatan kedinasannya, waktu itu ada pemeriksaan berkala berupa pemeriksaan rapid dan ternyata hasilnya reaktif.

    “Kemudian dilakukan pemeriksaan swab dan hasilnya positif sehingga yang bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.

    Lebih lanjut Anang menerangkan orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini dalam kondisi sehat wal afiat. Artinya yang bersangkutan masuk dalam OTG (Orang Tanpa Gejala). “Saat ini dia sedang menjalani isolasi di rumah pengawasan Kabupaten Probolinggo dengan pengawasan ketat dari petugas medis Kabupaten Probolinggo sambil menunggu pemeriksaan swab berikutnya,” tegasnya.

    Anang menambahkan untuk tracing dari yang bersangkutan ini sudah dilakukan sejak dinyatakan reaktif rapid test. Mulai dari keluarganya maupun rekan-rekan kerjanya. Tetapi meskipun demikian, nantinya akan diperdalam lagi untuk mengetahui kontak-kontak eratnya.

    “Yang pasti orang-orang yang pernah kontak erat dan dekat mulai dari keluarganya akan dilakukan pemeriksaan rapid serta pemeriksaan swab untuk mengetahui lebih jauh resiko penularannya,” pungkasnya. (Nabila Putri/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini