-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Kontak Erat Kasus Sebelumnya, Tiga Orang Positif COVID-19

    7/6/20, 18:29 WIB Last Updated 2020-07-06T11:40:11Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Kraksaan, Lensaupdate.com – Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo merilis hingga Senin (6/7/2020) malam, jumlah orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo kembali bertambah 3 (tiga) orang. Dengan demikian total kasusnya saat ini mencapai 144 orang.

    Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan tambahan 3 (tiga) orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini merupakan Klaster Pelangi karena sumber penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas dari mana.

    “Yakni, perempuan berusia 37 tahun dari Desa Tongas Kulon Kecamatan Tongas, laki-laki berusia 49 tahun dari Desa Dringu Kecamatan Dringu dan laki-laki berusia 54 tahun dari Desa Laweyan Kecamatan Sumberasih,” katanya.

    Menurut Anang, ketiganya mempunyai riwayat kontak erat dengan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebelumnya yang ada di Kota Probolinggo. “Mereka dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab positif yang dilakukan di BBTKL Surabaya,” jelasnya.

    Anang menjelaskan untuk dari Desa Tongas Kulon Kecamatan Tongas ini riwayat kontak erat kasus konfirm seorang tenaga medis yang ada di Kota Probolinggo. Sebab yang bersangkutan adalah tenaga administrasinya seorang tenaga medis tersebut. Sementara untuk yang dari Desa Dringu Kecamatan Dringu dan Desa Laweyan Kecamatan Sumberasih ini mempunyai riwayat kontak erat kasus konfirmasi dari KTI Kota Probolinggo.

    “Alhamdulillah ke-3 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini dalam kondisi sehat wal afiat. Artinya mereka masuk dalam OTG (Orang Tanpa Gejala). Ketiganya akan masuk ke rumah pengawasan yang ada di Kota Probolinggo. Karena yang melakukan pemeriksaan itu adalah Pemerintah Kota Probolinggo semua,” terangnya.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo ini menerangkan pihaknya hanya menerima datanya saja dan dimasukkan dalam kasus Kabupaten Probolinggo. “Tetapi seharusnya ketiganya masuk dalam rumah pengawasan Kabupaten Probolinggo. Sebab ketiganya ber-KTP Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

    Anang menambahkan dari awal yang melakukan pemeriksaan adalah Pemerintah Kota Probolinggo. Tetapi mulai hari ini nanti kasusnya akan segera ditangani oleh puskesmas masing-masing untuk dilakukan tracking lebih lanjut serta untuk lebih diperdalam lagi.

    “Yang pasti apapun nanti hasil dari tracking orang-orang yang pernah kontak erat dan dekat akan dilakukan pemeriksaan swab untuk mengetahui lebih jauh resiko penularan dari yang bersangkutan,” pungkasnya. (Nabila Putri/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini