-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Jelang Yadnya Kasada, Masyarakat Tengger Gelar Ritual Mendak Tirta

    7/4/20, 10:51 WIB Last Updated 2020-07-04T03:51:49Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Lumbang, Lensaupdate.com - Jelang perayaan Yadnya Kasada, masyarakat Hindu Tengger yang ada di lereng Gunung Bromo melakukan ritual mendak tirta atau mengambil air suci, Jum'at (3/7/2020). Untuk warga Tengger yang ada di Kabupaten Probolinggo melakukan mendak tirta dari Air Terjun Madakaripura di Desa Negororejo Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo.

    Pengambilan air suci ini dilakukan masyarakat Tengger setiap menjelang perayaan Yadnya Kasada yang sebelumnya dilakukannya doa bersama serta juga melarung sejumlah sesaji yang telah diberi mantra oleh pemuka agama suku Tengger.

    Selain Air Terjun Madakaripura, ada beberapa sumber air lain yang menjadi jujukan prosesi mendak tirta, Diantaranya sumber air di Gunung Widodaren dan Sumber air di sekitar Pura Senduro Lumajang. Air tersebut kemudian dibawa sebagai kelengkapan untuk menggelar upacara Yadnya Kasada di Pura Luhur Poten yang berada di kaki Gunung Bromo Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura.

    Di tengah-tengah pandemi COVID-19, prosesi Mendak Tirta (pengambilan air suci) dari Air Terjun Madakaripura menjelang Hari Raya Yadnya Kasada sengaja tidak dilakukan dengan banyak orang. Prosesi ritual ini dilakukan sesuai dengan aturan protokol kesehatan dan mencegah adanya penyebaran COVID-19.

    Bambang Suprapto selaku Ketua PHDI Kabupaten Probolinggo, prosesi ritual Mendak Tirta dilakukan dalam rangka persiapan perayaan Hari Raya Yadnya Kasada bagi umat Hindu di Kawasan Tengger yang sengaja digelar di Pura Luhur Poten Bromo Tengger Semeru. Ritual ini dilakukan setiap tahun tepatnya jelang perayaan Yadnya Kasada.

    Bambang menjelaskan, empat sumber mata air yang digunakan dalam penyucian yaitu sumber mata air Watuk Klosot Senduro Lumajang, Widodaren, Madakaripura Lumbang dan Rondo Kuning Ranupane Lumajang. Tentunya pengambilan sumber mata air dilakukan oleh pandita disertai  dengan pembacaan mantera-mantera. Jadi tidak semua warga Tengger bisa mengambil air itu untuk penyucian.

    "Puncak kegiatan perayaan Yadnya Kasada akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 6 Juli 2020 di Pura Luhur Poten Bromo. Dilanjutkan dengan ritual larung sesaji hasil pertanian dan sebagainya di Kawah Gunung Bromo," katanya. (Reny Kartika/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini