-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Jalan Rabat Beton Jalur Sumber Rusak

    7/10/20, 15:26 WIB Last Updated 2020-07-10T08:26:11Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Sumber, Lensaupdate.com - Jalur sumber di Desa Pandansari Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo rusak. Padahal, jalan rabat beton itu bisa dikatakan bangunan baru. Dimana pembangunannya baru dilakukan pada tahun 2018.

    Dari hasil pantauan di lapangan, jalan rabat beton itu sudah banyak yang rusak, pecah hingga betonnya mengelupas. Yang paling parah yakni di Dusun Beras Desa Tukul Kecamatan Sumber. Hampir dipastikan di sepanjang jalan itu pengendara diminta berhati-hati lantaran rabat beton sudah banyak yang patah. Jika lengah sedikit bisa terjatuh. "Yang tidak pernah lewat sini ada yang sampai jatuh," kata Suhadi, warga Dusun Beras Desa Tukul Kecamatan Sumber.

    Kualitas jalan beton ini justru lebih rendah dibanding dengan jalan rabat beton yang dibangun dua tahun sebelum bangunan ini. Yakni beton yang berada di jalur batas Desa Pandansari dan Desa Ledokombo. "Makanya itu, saya juga heran kenapa hal itu terjadi," ujarnya.

    Ia pun berharap, Pemkab Probolinggo bisa memperbaiki jalur ini. Apalagi, jalur ini menjadi pilihan utama untuk menjual hasil pertanian ke kota besar di Jawa Timur.
    Tidak hanya di Dusun Beras yang rusak, yang paling parah justru rusak di Dusun Pojok Desa Ledokombo. Bahkan, jalur ini seakan menjadi jalur ekstrim untuk sejumlah kendaraan karena makadam yang tidak merata dan berbatu membuat kendaraan pribadi harus ekstra hati-hati agar tak tersangkut batu.

    Kondisi jalan seperti ini di mulai dari Dusun Pojok Desa Ledokombo atau pertigaan Desa Sumberanom hingga ke perbatasan dengan Kabupaten Lumajang. "Harapan kami ya semoga diperbaiki," terangnya.

    Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo Rachmad Waluyo melalui Kabid Bina Marga Asrul Busthami mengatakan sejatinya jalur ini sudah masuk dalam usulan perbaikan tahun ini. Dimana anggaran yang dibutuhkan lebih dari Rp 1 miliar.

    "Hanya saja, karena adanya Pandemi COVID 19 ini, anggaran itu dialihkan ke penanganan COVID 19. Tahun depan kami tetap mengusulkan kembali, karena perencanaannya sudah selesai. Kemudian ketika kembali diusulkan dengan harapan awal tahun 2021 bisa digarap," terang Asrul.

    Asrul menambahkan terkait dengan jalur di Desa Ledokombo dengan batas Lumajang, pihaknya memastikan akan kembali mengusulkan untuk peningkatan jalan. Apakah nantinya akan diaspal, rabat beton hingga paving masih menunggu kajian teknis. "Yang pasti kalau itu peningkatan jalan. Jenisnya apa nanti nunggu teknisnya," katanya.

    Ia pun meminta warga untuk bersabar dengan kondisi seperti saat ini. "Mau bagaimana lagi, kondisinya memang seperti ini. Mudah mudahan tahun depan bisa dialokasikan," tandasnya. (Aulia Puspita/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini