-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Warga Alassumur Kulon Positif Terinfeksi Virus Corona

    6/23/20, 18:49 WIB Last Updated 2020-06-23T12:50:01Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Kraksaan, Lensaupdate.com – Hingga Selasa (23/6/2020) malam, Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo merilis jumlah orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) kembali bertambah 1 (satu) orang.

    “Dengan adanya tambahan 1 orang ini, maka secara kumulatif total orang positif virus Corona sebanyak 128 orang dengan keterangan 11 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 113 orang sembuh dan 4 orang meninggal dunia,” katanya Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

    Menurut Anang, tambahan 1 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini adalah laki-laki berusia 57 tahun dari Desa Alassumur Kulon Kecamatan Kraksaan. Yang bersangkutan dimasukkan dalam Klaster Pelangi karena sumber penularannya terjadi secara horizontal.

    “Kondisinya saat ini bagus dan sehat. Dia semula memeriksakan diri ke salah satu rumah sakit swasta karena lagi sakit flu. Selanjutnya dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Kemudian dikirimkan ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk dilakukan pemeriksaan TCM (Tes Cepat Molekuler) dan hasilnya konfirmasi positif COVID-19,” jelasnya.

    Anang menegaskan yang bersangkutan tidak ada riwayat dari mana-mana dan awalnya hanya mengalami sakit flu. “Sekarang dia kita tarik di rumah pengawasan untuk dilakukan pengawasan secara ketat oleh petugas medis. Dia sehat karena memang masuk dalam OTG (Orang Tanpa Gejala),” jelasnya.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo ini menambahkan bahwa untuk trackingnya sudah dilakukan pada saat yang bersangkutan dinyatakan reaktif. Tetapi meskipun demikian, tetap akan diperdalam lagi dan dilacak kembali untuk mengetahui sumber penularan yang sebenarnya.

    “Fokus tracking kita lakukan terhadap kontak-kontak erat dari yang bersangkutan mulai dari keluarganya hingga orang-orang dekatnya. Kita akan terus memperdalam tracking, karena sumber penularannya masih belum ketemu,” pungkasnya. (Nabila Putri/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini