-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Tiga Pemudik Positif di Kabupaten Probolinggo Terinfeksi COVID-19

    6/9/20, 18:03 WIB Last Updated 2020-06-09T13:03:51Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Kraksaan, Lensaupdate.com – Hingga Selasa (9/6/2020) malam, Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo merilis 3 (tiga) orang pemudik di Kabupaten Probolinggo positif terkonfirmasi Corona Virus Disease (COVID-19). Dengan demikian jumlah totalnya mencapai 120 orang dengan keterangan 34 orang masih dirawat, 84 orang sembuh dan 2 orang meninggal dunia.

    “Tambahan 3 (tiga) orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini merupakan pemudik yang baru datang dari berbagai daerah di luar Kabupaten Probolinggo. Sebelumnya mereka sudah menjalani proses karantina desa/kelurahan dan menjalani pemeriksaan rapid test dengan hasil reaktif. Setelah diadakan pemeriksaan swab di BBTKL Surabaya hasilnya positif,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

    Anang merinci, ketiga orang tersebut diantaranya laki-laki berusia 30 tahun dari Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan pemudik dari Tangerang, laki-laki berusia 43 tahun dari Desa Banyuanyar Kidul Kecamatan Banyuanyar pemudik dari Surabaya dan laki-laki berusia 47 tahun dari Kelurahan Kraksaan Wetan Kecamatan Kraksaan.

    “Alhamdulillah ke-3 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini dalam kondisi sehat wal afiat. Artinya mereka masuk dalam OTG (Orang Tanpa Gejala). Saat ini ke-3 orang ini sedang menjalani isolasi di rumah pengawasan Kabupaten Probolinggo dengan pengawasan ketat dari petugas medis dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

    Menurut Anang, untuk trackingnya sudah dilakukan pada saat hasil pemeriksaan rapid test reaktif waktu menjalani proses karantina. “Sekarang tinggal akan diperdalam lagi karena mulai sudah positif dan akan dipertajam lagi oleh tim tracking untuk mencari sumber yang mana penularan dari yang bersangkutan,” terangnya.

    Anang menambahkan tracking akan dilakukan terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan melakukan pemeriksaan rapid test dan pemeriksaan swab. Sekali lagi, tracking lebih lanjut akan tetap dilakukan barangkali ada yang terlewat dan memastikan bahwa tidak ada lagi yang tersisa.

    “Kita akan evaluasi lagi kalau perlu kita tracking lagi. Nanti akan dievaluasi lagi, paling tidak setelah 7-10 hari akan diswab lagi, swab 1 dan 2. Jika dua kali swab hasilnya negatif maka mereka akan kita pulangkan,” pungkasnya. (Nabila Putri/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini