-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    PDP Kembali Bertambah Tiga Orang

    6/8/20, 20:31 WIB Last Updated 2020-06-08T13:31:46Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Tongas, Lensaupdate.com – Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo mencatat hingga Senin (8/6/2020) malam terdapat 3 (tiga) orang PDP (Pasien Dalam Pengawasan) di Kabupaten Probolinggo.

    “Dengan adanya tambahan tersebut, total PDP di Kabupaten Probolinggo sebanyak 65 orang dengan keterangan 7 orang dalam pengawasan, 38 orang selesai diawasi dan 20 orang meninggal dunia,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

    Menurut Anang, tambahan 3 orang PDP baru ini kondisinya kurang begitu bagus dan ada pneumolinya sehingga oleh dokter yang menanganinya dimsukkan dalam kategori PDP. Pertama, laki-laki berusia 55 tahun dari Desa Blado Kulon Kecamatan Tegalsiwalan. Yang bersangkutan ada keluhan penyakit tumor paru-paru.

    “Kemarin PDP  ini sedang menjalani perawatan di RSU Wonolangan Dringu dan dikirimkan ke RSUD dr. Mohamad Saleh Probolinggo. Tetapi kemudian dia dirujuk ke RSUD Tongas,” jelasnya.

    PDP kedua adalah laki-laki berusia 55 tahun dari Desa Sogaan Kecamatan Pakuniran. Yang bersangkutan ada keluhan sakit paru-paru, jantung dan sesak napas. Ketiga adalah balita berusia 3 bulan dari Desa Karanganyar Kecamatan Paiton yang mengalami keluhan sesak napas.

    “Saat ini ketiga PDP baru ini sedang dilakukan observasi dan perawatan di RSUD Tongas untuk diobati keluhan-keluhannya. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan swab untuk mengetahui apakah memang sakit karena dugaan COVID-19 atau karena infeksi penyakit yang lain,” tegasnya.

    Dari ketiga PDP tambahan ini tambah Anang, ada yang sudah dilakukan pemeriksaan swab tetapi sampai saat ini hasilnya masih belum ada. “Harapan kami mereka semua hasil swabnya negatif dan hanya karena infeksi penyakit lainnya,” pungkasnya. (Dewi Agustina/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini