-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Dipaksa Nikah Sirri, Gadis 19 Tahun Tinggalkan Rumah Tanpa Kabar

    6/23/20, 09:29 WIB Last Updated 2020-06-23T02:32:17Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Paiton, Lensaupdate.com - Menolak dijodohkan, Rodiah, gadis 19 tahun asal Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, kabur dari rumah. Pasalnya ia didesak untuk dinikah sirri dengan pria pilihan orang tuanya.

    Kaburnya Rodiah diketahui sejak Kamis (11/6/2020) lalu. Pada saat keluar dari rumah gadis yang baru berhenti dari pesantren itu  mengenakan pakaian sederhana. Ia keluar tanpa pamit pada orang tua dan sanak familinya. Bahkan tidak ada keluarganya yang tahu kemana perginya Rodiah.

    Dari informasi yang berhasil di himpun Lensaupdate.com dari berbagai sumber, gadis itu diketahui terakhir kali berjalan kaki ke arah timur rumahnya. Jalannya begitu cepat seolah menghindari pertanyaan warga yang berpapasan dengannya. Tetapi hingga Kamis malam, Rodiah tak kunjung kembali. Keluarga pun mulai panik dan mencari Rodiah ke berbagai tempat.

    "Waktu itu hanya terlihat oleh tetangga. Tapi nggak tahu juga mau kemana,” kata Ahmad Arif, paman Rodiah.

    Arif mengaku tidak tahu pasti apa yang membuat keponakannya melarikan diri dari rumah. Ia hanya menduga, keburnya Rodiah lantaran paksaan perjodohan dan dipaksa untuk nikah siri oleh kedua orang tuanya. “Sebelum kabur, keluarnya mau menikahkan Rodiah,” ungkap Arif.

    Selanjutnya pihak keluarga terpaksa untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Sebab, pihak keluarga sudah tidak tahu harus mencari anaknya kemana. "Teman dekat Rodiah pun tidak ada yang tahu dan kami melaporkan kejadian itu pada pihak kepolisian,” tuturnya.

    Menurut Arif, jika perjodohan yang melatarbelakangi kaburnya Rodiah, maka orang tua Rodiah berjanji tidak akan melanjutkan rencana perjodohan dan pernikahan siri tersebut. “Yang penting Rodiah segera pulang. Orang tuanya nangis terus setiap saat. Kasihan,” harap Arif. (Reny Kartika/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini